Laba Putra Mandiri (PMJS) Turun 20,3%, Ternyata Dipicu Faktor Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS) atau dikenal dengan Dipo Group membukukan penurunan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 20,3% menjadi Rp 222,15 miliar tahun 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 278,76 miliar. Penurunan tersebut menjadikan laba per saham melemah dari Rp 20,27 menjadi Rp 16,15.
Manajemen PMJS dalam rilis laporan kinerja keuangan, Jumat (15/3/2024) menyebutkan, penurunan laba tersebut sejalan dengan koreksi penjualan bersih dari Rp 11,50 triliun menjadi Rp 10,49 triliun. Sedangkan laba bruto turun dari Rp 832,10 miliar menjadi Rp 750,32 miliar.
Baca Juga
Penurunan laba juga dipengaruhi atas peningkatan beban usaha perseroan dari Rp 378,13 miliar menjadi Rp 409,85 miliar. Hal ini menjadikan laba sebelum pajak penghasilan PMJS turun dari Rp 453,96 miliar menjadi Rp 340,46 miliar.
Sedangkan total aset perseroan tahun lalu justru naik menjadi Rp 4,58 triliun, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 4,17 triliun. Sebaliknya liabilitas perseroan naik dari Rp 1,45 triliun menjadi Rp 1,55 triliun.
Putra Mandiri Jembar merupakan perusahaan induk dari berbagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan kendaraan bermotor merek Mitsuhishi dan Mercedes-Benz. Bertindak sebagai pengendali saham PMJS adalah PT Pahalamas Sejahtera dengan kepemilikan 50,24% saham. Sisanya dikuasai Mitsubishi Corporation 34%, Suhanti Poniman 6,8%, dan masyarakat 8,96%.
Baca Juga
Asing Net Sell Saham Rp 1,51 Triliun Hari Ini, di SBN Rp 1,36 Triliun Kemarin
Sejumlah sektor bisnis yang digeluti, yaitu jasa penyewaan kendaraan bermotor untuk perusahaan, penjualan mobil melalui PT Dipo Pahala Otomotif. Perseroan juga mengoperasikan situs penjualan kendaraan bermotor mobilku.com.
Saat ini, perusahaan memiliki 50 showroom dealer Mitsubishi, 1 showroom dealer Mercedes-Benz, dan 1 showroom dealer Nissan dan Datsun berlokasi di 32 kota dan 11 provinsi yang tersebar di Sumatra, DKI Jakarta, Jawa, dan Kalimantan.

