IHSG Dibuka Lanjutkan Penguatan, Saham CINT, PMJS, dan KOBX Melesat di Awal Transaksi
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/9/2024), dibuka lanjutkan penguatan. Hingga pukul 09.05 WIB, IHSG telah menguat 10 poin (0,15%) menjadi 7.732.
Penguatan indeks ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi, material dasar, kesehatan, keuangan, konsumer primer, dan transportasi. Sisanya seperti saham teknologi, infrastruktur, properti, mencatatkan penurunan.
Baca Juga
Usai Rekor Cuan Tertinggi Pekan Lalu, Saham AKSI dan DNET Akhirnya Dikenai Suspensi
Meski IHSG naik tipis dan cenderung sideways, sejumlah saha torehkan penguatan pesat apgi ini, yaitu saham PT Chitose Internasional Tbk (CINT) melesat 21,47% menjadi Rp 232, PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS) menguat 20% menjadi Rp 157, dan PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) menguat 13,38% menjadi Rp 161.
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA), PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA).
IHSG akhir pekan lalu berhasil ukir rekor tertinggi baru (all time high/ATH) setelah naik 40,81 poin (0,53%) menjadi 7.721,85. Pemodal asing makin agresif borong (net buy) saham mencapai Rp 1,02 triliun pada perdagangan hari terakhir pekan ini
Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, khususnya sektor keuangan 1,91%. Kenaikan juga melanda saham sektor kesehatan 0,55%, sektor properti 0,27%, sektor teknologi 0,27%, sektor konsumer non primer 0,21%, dan sektor transportasi 0,17%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor infrastruktur, industri, material dasar, dan sektor energi.
Baca Juga
Begini Dampaknya bagi Jasa Marga (JSMR), Jika Divestasi 35% JTT Molor dari Jadwal
Sedangkan beberapa saham berhaasil torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Chitose Internasional Tbk (CINT) melesat 34,51% menjadi Rp 191 dan PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) menguat 34,38% menjadi Rp 129.
ARA juga melanda saham PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) sebanyak 24,79% menjadi Rp 302 dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) menguat 24,61% menjadi Rp 476. Begitu juga dengan saham PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) sebanyak 19,89% menjadi Rp 10.700.

