IHSG Cenderung Melemah, Pantau BBRI, BBCA, UNTR dan ERAA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi rawan mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, Kamis (25/7/2024).
Pengamat pasar modal dan founder WH Project, William Hartanto, mengatakan pelemahan IHSG berlanjut walaupun sejauh ini masih bisa dikategorikan sebagai koreksi sehat.
“IHSG berpotensi bergerak dalam kecenderungan melemah direntang level 7.200 – 7.354 hari ini Kamis, (25/7/2024),” ulas William.
Baca Juga
Secara teknikal, William mengatakan IHSG masih dalam koreksi sehat, terbentuk pola konsolidasi antara support 7.200 dan resistance 7.354.
“Pergerakan IHSG sejak 10 Juli 2024 lalu terlihat pola double top. IHSG akan mengkonfirmasi pola ini jika menurun tembus di bawah 7.200,” ujar dia.
Sebagai catatan, pada Rabu kemarin IHSG ditutup melemah dengan net sell asing sebesar Rp 623 miliar. Pelemahan dipimpin oleh sektor teknologi dan infrastruktur, ditambah bobot dari saham-saham perbankan yang ikut melemah.
Baca Juga
Waspadai Koreksi Berlanjut, Saham BRPT dan SMRA Layak Dilirik
Adapun beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal oleh WH Project sebagai berikut:
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
Rekomendasi : wait and see
Support : 4720
Resistance : 4960
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Rekomendasi : wait and see
Support : 9.800
Resistance : 10.200
PT United Tractors Tbk (UNTR)
Rekomendasi : buy
Support : 24.625
Resistance : 25.675
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
Rekomendasi : buy
Support : 410
Resistance : 430.

