Incar Pertumbuhan Penjualan, Autopedia (ASLC) sampai Luncurkan Terbobosan Ini di GIIAS
JAKARTA, investortrust.id – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) menggenjot kinerja keuangan semester II-2024 melalui sejumlah strategi. Di antaranya membuka layanan tukar tambah mobil di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.
Emiten perdagangan otomotif omnichannel dengan bisnis penjualan mobil bekas retail Caroline.id, bisnis lelang bernama JBA, dan bisnis gadai mobil MotoGadai, terus kebut penjualan pada semester kedua tahun ini. Sebab, perseroan memproyeksikan pendapatan dan laba dapat tumbuh dua digit pada 2024.
Salah satu upaya untuk mendorong percepatan penjualan tersebut, perseroan melalui Caroline.id menjalin kerja sama khusus dengan menjadi trade in partner mobil merek Subaru di GIIAS.
Baca Juga
Lebarkan Sayap, Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Garap Bisnis Penjualan Motor Bekas
Menurut Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari Jany Candra, kemitraan tersebut akan memudahkan pelanggan yang ingin menukar mobil lama mereka dengan unit Subaru yang diimpikan.
Selain memudahkan, Caroline.id juga menawarkan berbagai keuntungan, seperti apresiasi nilai tukar tambah, voucher BBM, inspeksi mobil gratis dan cepat, penawaran harga langsung, serta pencairan dana penjualan mobil dalam 1 jam.
“Melalui kerja sama itu, ASLC mendapatkan peluang besar untuk mengenalkan lini bisnisnya sehingga bisa memberi tambahan daya dorong dalam mengejar pertumbuhan penjualan di semester kedua tahun ini,” kata Jany melalui keterangan resmi, Selasa (23/7/2024).
Didukung ekosistem bisnis yang terintegrasi, perusahaan bermaksud meningkatkan pertumbuhan melalui semua lini bisnis, baik melalui balai lelang di JBA, penjualan retail kendaraan bekas di Caroline.id, serta gadai mobil lewat MotoGadai.
Baca Juga
GIIAS 2024, VinFast Mulai Lakukan Pengiriman Pertama VF e34 di Indonesia
Terkait penjualan sepeda motor bekas, dia mengatakan, perseroan telah resmi mendapatkan izin usaha pada Juni 2024 sehingga bisa beroperasi segera dan menjadi tambahan mesin pendorong pertumbuhan pendapatan.
“Kegiatan usaha perdagangan sepeda motor bekas itu semakin mengukuhkan ASLC sebagai perusahaan yang memiliki ekosistem perdagangan otomotif terlengkap di Indonesia,” klaim Jany.
Secara keseluruhan, perseroan berhasil mencatatkan kinerja yang meyakinkan awal tahun ini. Di kuartal pertama 2024, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp 16,9 miliar, melonjak hingga 655,5% (yoy). Di sisi pendapatan, perseroan membukukan angka Rp 183,3 miliar, atau tumbuh 37,4% dibandingkan periode sama tahun lalu.

