Siapkan Capex Rp 30 Miliar, Autopedia Sukses (ASLC) Genjot Ekspansi Penjualan Mobil Bekas
JAKARTA, investortrust.id – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) berencana melakukan ekspansi perdagangan otomotif omnichannel bidang penjualan ritel mobil bekas melalui Caroline.id. Hal itu dilakukan guna memperkuat ekosistem bisnis mobil bekas tahun ini.
Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari Jany Candra menjelaskan, rencana ekspansi merupakan tindak lanjut dari keyakinan manajemen bahwa industri mobil bekas masih akan tetap cerah pada 2025.
“Kami melihat, kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan akan membuat kecenderungan orang untuk memindahkan rencana pembelian mobil baru ke mobil bekas akan terus berlanjut tahun. Oleh karenanya, logis kalau kami melihat bahwa permintaan mobil bekas akan terus melaju,” papar Jany secara tertulis yang dikutip pada Sabtu (25/1/2025).
Mengantisipasi meningkatnya pertumbuhan permintaan mobil bekas tersebut, perseroan telah menyiapkan belanja modal (capital expenditura/capex) sebesar Rp 20-30 miliar. Capex ini akan digunakan untuk kegiatan ekspansi Caroline.id, dengan membuka beberapa cabang baru showroom Caroline.id tahun ini.
Baca Juga
Autopedia (ASLC) Optimistis Penjualan Mobil Bekas Lampaui Rp 479,3 Miliar
Jany mengklaim, perusahaan aktif melakukan ekspansi setiap tahun di wilayah-wilayah potensial untuk transaksi mobil bekas dengan cara menambah showroom Caroline.id. Hingga akhir 2024, total showroom Caroline.id yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat telah mencapai 16 titik.
Adapun showroom Caroline.id terbaru milik perseroan yang berlokasi di Soekarno Hatta-Metro, Bandung, Jawa Barat baru diresmikan pada November 2024.
Baca Juga
Gencar Ekspansi Pasar, Segini Target Harga saham Autopedia Sukses (ASLC)
Pada sembilan bulan pertama tahun 2024, Caroline.id meraih pendapatan mencapai Rp 416,76 miliar yang naik 35% (yoy). Pendapatan tersebut diraih dari penjualan lebih dari 2.400 unit mobil bekas atau naik 18,3% (yoy).
Perseroan yakin, total penjualan Caroline.id tahun 2024 akan melampaui penjualan pada 2023 yang sebesar 3.135 unit. Fokus utama perseroan tetap pada penguatan ekosistem bisnis mobil bekas, sehingga JBA sebagai platform lelang juga terus bertumbuh dengan target pangsa pasar melebihi 40%.
JBA membukukan kenaikan pada volume lelang sebesar 33,1% (yoy) menjadi 92.172 unit kendaraan roda dua dan roda empat hingga September 2024, mendorong pendapatan lelang naik 37,6% (yoy) menjadi Rp 199,04 miliar.

