IHSG Dibuka Menguat, Sejumlah Saham Ini Melambung
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/7/2024), bergerak menguat di awal perdagangan sebanyak 24 poin (0,40%) menjadi 7.249. Pergerakan indeks dalam rentang 7.220-7.225.
Penguatan indeks ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi, sektor industri, sektor infrastruktur, sektor teknologi, dan sektor keuangna. Sebaliknya penurunan hanya landa saham sektor teknologi.
Baca Juga
Janu Putra (AYAM) Belanjakan Dana IPO Saham Rp 75,71 Miliar, Berikut Penggunaannya
Sedangkan saham dengan penguatan paling pesat melanda saham PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) naik 17% menjadi Rp 105, PT PP Presisi Tbk (PPRE) menguat 11,43% menjadi Rp 78, dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) menguat 6% menjadi Rp 120.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Golden Flower Tbk (POLU), dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI).
IHSG kemarin ditutup stagnan atau hanya koreksi 0,07 poin level 7.224. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 86,11 miliar, terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 249,05 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 233,33 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 104,55 miliar.
Baca Juga
Stagnanya IHSG kemarin di tengah penguatan mayoritas saham dipicu atas kejatuhan empat dari top 5 saham kapitalisasi pasar terbesar di BEI ini, yaitu saham emiten Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) anjlok Rp 725 (8,53%) menjadi Rp 7.775, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,51% menjadi Rp 9.800.
Penurunan juga melanda saham emiten Prajogo lainnya, PT Chandra Asri Pacifik Tbk (TPIA), sebanyak 1,02% menjadi Rp 9.725, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 1,11% menjadi Rp 11.100. Sebaliknya saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil naik 1,57% menjadi Rp 6.450.

