Hari Ini, Mandiri Sekuritas Jagokan ERAA dan TLKM
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/7/2024), diprediksi bergerak dalam rentang support 7.200 dan resistance 7.300. IHSG tengah bergerak bearish untuk jangka pendek.
Mandiri Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa secara teknikal tengah terjadi pergerakan bearish atas IHSG untuk minor term menuju support 7.200. Sedangkan pergerakan intermediate-term diharapkan dalam rentang 7.150-7.350.
Baca Juga
Janu Putra (AYAM) Belanjakan Dana IPO Saham Rp 75,71 Miliar, Berikut Penggunaannya
Hari ini, Mandiri Sekuritas menjagokan dua saham sebagai pilihan teratas, yaitu saham ERAA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 400 dan saham TLKM direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.310.
Laju IHSG hari ini juga akan dipengaruhi atas pergerakan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones melesat 0,59% ke level tertinggi sepanjang masa 41.198. Sebaliknya indeks S&P500 dan Nasdaq terjungkal masing-masing 1,39% dan 2,77%.
IHSG kemarin ditutup stagnan atau hanya koreksi 0,07 poin level 7.224. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 86,11 miliar, terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 249,05 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 233,33 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 104,55 miliar.
Baca Juga
Prospek Ekonomi dan Suku Bunga Jadi Fokus, Imbal Hasil US Treasury Turun Tipis
Stagnanya IHSG kemarin di tengah penguatan mayoritas saham dipicu atas kejatuhan empat dari top 5 saham kapitalisasi pasar terbesar di BEI ini, yaitu saham emiten Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) anjlok Rp 725 (8,53%) menjadi Rp 7.775, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,51% menjadi Rp 9.800.
Koreksi juga melanda saham emiten Prajogo lainnya, PT Chandra Asri Pacifik Tbk (TPIA), sebanyak 1,02% menjadi Rp 9.725, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 1,11% menjadi Rp 11.100. Sebaliknya saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil naik 1,57% menjadi Rp 6.450.
Grafik IHSG

