Mandiri Sekuritas Jagokan Saham SCMA dan ERAA pada Transaksi Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/10/2024), diprediksi bergeark dalam rentang 7.456-7.546.
Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini, menyebutkan bahwa penguatan tipis indeks kemarin menggambarkan posisi IHSG masih sideways serta membentuk pola bearish continuation. Secara teknikal, pergearkan indeks jangka pendek dan menengah masih bearish. Sedangkan jangka panjang bullish.
Baca Juga
Demi Tujuan Ini, TBS Energi (TOBA) Jual Anak Usaha US$ 144,8 Juta
Di tengah potensi pergerakan tersebut, Mandiri Sekuritas menjagokan saham ERAA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 458 dan saham SCMA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 132.
Laju IHSG juga akan dipengaruhi penurunan tajam bursa saham Wall Street semalam, seperti Dow Jones turun 0,94%, S&P500 melemah 0,96%, dan Nasdaq turun 1,18%. Begitu juga dengan pasar Eripa ditutup bervariasi.
Baca Juga
Kontribusi Penjualan Nikel Terus Membesar, Begini Dampaknya bagi Saham Harum Energy (HRUM)
IHSG kemarin ditutup naik tipis 8,05 poin (0,11%) menjadi 7.504,14. Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 796,21 miliar, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 452,06 miliar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 386,09 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 62,90 miliar.
Penguatan indeks ditopang lompatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 2,76%, sekto material dasar 1,51%, sektor property 1,32%, sektor consumer non primer 0,88%, sektor kesehatan 0,43%, dan sektor energi 0,81%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor industry dan sektor keuangan.
Grafik IHSG

