SSPAC (DOOH) Serap Rp 132 Miliar Dana Hasil IPO, Tersisa Rp 20 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten jasa iklan dan konsultan manajemen, PT Era Media Sejahtera Tbk atau SSPAC (DOOH) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), yang digelar pada 8 Mei 2023 lalu.
Direktur Utama DOOH, Vicktor Aritonang menjelaskan, pada hajatan IPO pihaknya berhasil meraup dana bersih sebesar Rp 152,62 miliar. Dari jumlah tadi, SSPAC telah menyerap dan menggunakan dana sebesar Rp 132,62 miliar atau 90% dari hasil IPO per Juni 2024.
‘’Dana hasil IPO yang tersisa sebesar Rp 20 miliar atau 10% ditempatkan pada instrumen deposito PT Bank OCBC NISP Tbk, dengan tingkat bunga 2,5%,’’ urai Vicktor dalam laporan realisasi penggunaan dana hasil IPO yang dilansir perseroan, Rabu (17/7/2024).
Baca Juga
Realisasikan Investasi, Pengendali Kembali Jual Saham di SSPACE (DOOH)
Sementara dana hasil IPO yang telah diserap dialokasikan untuk modalkerja Perseroan sebesar Rp 119,63 miliar dan Rp 12,99 miliar digunakan untuk belanja modal perseroan.
Terkait kinerja, Perseroan mencatat laba bersih Rp 851,2 miliar di kuartal I-2024, sedangkan total pendapatan yang dibukukan mencapai Rp 37,7 miliar, sedangkan laba per saham yang tercatat Rp 0,11 per lembar.
Baca Juga
Harga Emas Antam Makin Melambung, Naik Rp 17.000 per Gram Rabu Pagi
Adapun struktur pemegang saham Perseroan saat ini terdiri dari PT Prambanan Investasi Sukses memegang 68,97% saham, Faysal Deni Rahman sebesar 0,31%, sedangkan investor publik memegang sebesar 30,71%.
Harga saham DOOH saat listing di BEI pada 8 Mei 2023 tercatat di Rp 100 per saham, namun hingga penutupan pasa saham Selasa kemarin, (16/7/2024) saham DOOH tercatat bertengger pada level Rp 52 per saham.
Grafik Harga Saham DOOH secara Ytd:

