IHSG Berpotensi Naik, Tiga Saham Ini Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/7/2024), diproyeksikan bergerak menguji area resisten selanjutnya 7.374. Pola pergerakan bearish juga mulai mereda.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa indeks berhasil menembus suppy zone 7.140-7.1676, sehingga berpotensi menguji area resisten selanjutnya. Sedangkan support indeks berada di level 7.100.
Baca Juga
Top 10 Saham Tercuan Semester I-2024, Dua Saham Melesat hingga 500%
Beberapa saham yang layak dicermati pada perdagangan hari ini adalah saham CTRA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.215-1.330, saham ASSA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 745-770, dan saham MBMA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 675-830. Sedangkan saham INKP direkomendasikan jual.
Pekan lalu, IHSG berhasil sebanyak 2,60% dari 7.063 menjadi 7.253. Pemodal asing juga mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham Rp 2,68 triliun. Penguatan ini merupakan pekan kedua setelah pekan lalu indeks menguat kembali ke level di atas 7.000.
Penguatan indeks ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor industri naik 6,17%, sektor energi menguat 5,86%, dan sektor transportas naik 4,96%.
Baca Juga
SGER Kantongi Peringkat idA- Prospek Stabil, Berencana Rilis Obligasi Rp 500 Miliar
Penguatan selanjutnya melanda saham sektor material dasar 3,86%, sektor teknologi 2,85%, sektor properti 1,40%, sektor konsumer non primer 1,34%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,57%
Tak hanya terjadi, investor asing gencar merealisasikan pembelian bersih mencapai Rp 2,63 triliun pekan lalu. Terjadi peningkatan dari net buy pemodal asing dari pekan sebelumnya Rp 499,99 miliar.
Grafik IHSG

