IHSG Berpeluang Uji Resisten, Tiga Saham Ini Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/7/2024), berpeluang terkoreksi dalam jangka pendek. Meski demikian IHSG masih memiliki ruang untuk menguji resisten 7.253.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa trend bearish IHSG mulai melambat dengan rentang pergerakan 7.100 hingga 7.253. IHSG berpotensi mengujui resisten hari ini.
Baca Juga
Astra Financial Boyong 10 Unit Bisnis ke GIIAS 2024, Incar Transaksi Rp 2,8 Triliun
Di tengah peluang pergerakan teknikal tersebut, tiga saham ini direkomendasikan beli oleh BRI Danareksa Sekuritas. Saham ASII dengan target harga Rp 4.800-5.075, saham KLBF dengan target harga Rp 1.620-1.720, dan saham TLKM dengan target harga Rp 3.200-3.420.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penutupan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones turun tipis 0,079%. Sebaliknya S&P dan Nasdaq ditutup menguat masing-masing 0,10% dan 0,28%.
Baca Juga
Wall Street Mayoritas Menguat Jelang Rilis Inflasi AS, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Lagi
Kemarin, IHSG ditutup turun tipis sebanyak 2,39 poin (0,03%) menjadi 7.250. Pemodal asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 138,30 miliar. Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 291,68 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 246,97 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 208,07 miliar.
Grafik IHSG

