Lima Saham Emiten Prajogo Melesat, Terbesar Dipimpin Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Seluruh saham emiten Prajogo Pangestu kompak lanjutkan pengautan sepanjang hari in. Giliran saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebagai penopang utama penguatan saham grup yang dikendalikan orang terkaya di Indonesia ini.
Berdasarkan data pergerakan harga saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/7/24), saham BRPT kembali melesat Rp 50 (4,26%) menjadi Rp 1.225. Kenaikan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) Rp 114,84 triliun.
Baca Juga
Buyung Poetra (HOKI) Bidik Pertumbuhan Penjualan DailyMeal 30% pada 2024
Kenaikan juga melanda saham yang terakhir masuk grup Barito, PT Petrosea Tbk (PTRO), berhasil menguat Rp 325 (3,71%) menjadi Rp 9.075, sehingga kapitalisasi pasarnya meningkat menjadi Rp 9,14 triliun. Penguatan juga melanda saham emiten market cap terbesar ketiga PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menguat Rp 200 (2,22%) menjadi Rp 9.200, sehingga market cap naik menjadi Rp 795,90 triliun.
Selanjutnya saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) berhasil melesat Rp 225 (2,32%) menjadi Rp 9.925, sehingga total kapitalisasi pasarnya meningkat menjadi Rp 111,56 triliun. Terakhir saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat Rp 200 (1,97%) menjadi Rp 10.350, sehingga total market cap emiten terbesar di bursa ini menjadi Rp 1.385 triliun.
Kenaikan empat saham emiten Prajogo tersebut berimbas terhadap penguatan Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/7/2024), ditutup melesat 71,62 poin (1,01%) menjadi 7.196,76. IHSG bergerak dalam rentang 7.125-7.196.
Baca Juga
Top! Saham Barito Renewables (BREN) Akhirnya Kembali ke Atas Rp 10.000, Prajogo Cuan Besar
Penguatan indeks ditopang kenaikan sejumlah sektor saham ini, yaitu saham sektor industri naik 2,07%, sektor energi 1,48%, sektor material dasar 1,16%, sektor transportasi 1,60%, dan sektor infrastruktur 0,71%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan dan teknologi.
Sedangkan saham dengan penguatan terpesat sepanjang hari ini dibukukan saham PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) yang dikeluarkan dari papan pemantauan khusus (PPK) ini ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan 34,55% menjadi Rp 74.
Grafik Saham

