IHSG Ditutup Melesat 1,01%, Sejumlah Saham Ini Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/7/2024), ditutup melesat 71,62 poin (1,01%) menjadi 7.196,76. IHSG bergerak dalam rentang 7.125-7.196.
Penguatan indeks ditopang kenaikan sejumlah sektor saham ini, yaitu saham sektor industri naik 2,07%, sektor energi 1,48%, sektor material dasar 1,16%, sektor transportasi 1,60%, dan sektor infrastruktur 0,71%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan dan teknologi.
Baca Juga
MNC Land (KPIG) Luncurkan 3 Proyek Berskala Global pada Semester II Tahun Ini
Sedangkan saham dengan penguatan terpesat sepanjang hari ini dibukukan saham PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) yang dikeluarkan dari papan pemantauan khusus (PPK) ini ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan 34,55% menjadi Rp 74.
Kenaikan juga melanda saham PT PP Presisi Tbk (PPRE) sebanyak 25,45% menjadi Rp 69, PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) naik 16,67% menjadi Rp 1.960, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik 13,85% menjadi Rp148, PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) naik 12,68% menjadi Rp 320.
Baca Juga
Sebaliknya penurunan dalam melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI),PT Estee Gold Feet Tbk (EURO), PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI), PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), dan PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA).
IHSG kemarin ditutup terkoreksi 14,49 poin (0,20%) menjadi 7.125,14. Pemodal asing kembali merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 488,04 miliar. Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 276,55 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 137,14 miliar, dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) Rp 125,54 miliar.
Grafik IHSG

