Divestasi 35% Saham JTT, Jasa Marga (JSMR) Raup Dana Segar Rp 12,82 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) akan mendapatkan dana segar senilai Rp 12,82 triliun dari penjualan langsung 28,5% saham PT Jalan Tol Transjawa kepada konsorsium Metro Pacific Tollways Corporationa (MPTC), perusahaan affiliasi grup Salim melalui First Facific, dengan Governmet of Singapore Investment Corporation (GIC). Total nilai transaksinya mencapai Rp 15,74 triliun.
MPTC dalam pengumuman resminya sebelumnya menyebutkan bahwa perseroan Bersama dengan GIC telah menandatangani pembelian sebanyak 35% saham ruas tol Jalan Tol Transjawa (JTT) dengan nilai akuisisi hampir mencapai US$ 1 miliar.
Baca Juga
AKuisisi dilakukan MPTC melalui perusahaan terkendalinya di Indonesia, yaitu PT Margautama Nusantara dan PT Metro Pacific Tollways Indonesia Services (MPTIS). Sedangkan GIC masuk membeli saham JTT melalui anak usahanya Warrington Investmenets Pte Ltd (WIPL).
“Kesepakatan ini memperkuat tujuan MPTC untuk eskpansi di Asia Tengga dan meningkatkan portofolio infrastrukturnya. Ekspansi ini juga sejalan dengan komitmen kami untuk meningkatan dominasi di pasar regional dalam pengoperasian jalan tol,” kata CEO MPTC Rogelio L Singsong melalui penjelasan resminya.
Baca Juga
Jasa Marga (JSMR) Siapkan Divestasi JTT, Bagaimana dampaknya bagi Perseroan?
Sementara itu, First Pacific, induk usaha MPTC, mengumumkan detil transaksi akuisisi 35% saham JTT melalui tiga mekanisme. Pertama, konsorsium MPTC bersama GIC membeli sebanyak 28,5% saham JTT dari PT Jasa Marga Tbk (JSMR) senilai Rp 12,82 triliun. Pembelian dilakukan MPTC melalui MUN dengan membeli sebanyak 4,2% JTT dan MPTIS membeli 13,8% JTT. Sedangkan GIC melalui Warrington Investmenets Pte Ltd (WIPL) membeli sebanyak 10,5% saham.
Selanjutnya MPTIS akan membeli sebanyak 0,9% saham JTT dari Koperasi Karyawan Jasa Marga senilai Rp 425 miliar. Ketiga, MPTIS akan mengeksekusi sebanyak 5,6% saham baru yang diterbitkan JTT dengan total Rp 2,5 triliun. Dengan demikian total saham JTT yang dibeli MPTC mencapai 24,5% dan sebanyak 10,5% saham JTT dibeli GIC. Adapun pemegang saham terbesar JTT masih tetap dipegang Jasa Marga.
Baca Juga
Pertumbuhan Bisa Lebih Pesat, Prospek Keuangan dan Saham Jasa Marga (JSMR) Menarik!
JTT merupakan perusahaan induk sejumlah badan usaha jalan tol pemegang konsesi sepanjang 676 km di jalan tol Trans Jawa. JTT mengelola sekitar 13 ruas jalan tol di Trans Jawa dengan total panjang 673,21 kilometer (km). Ruas tol tersebut terdiri atas Tol Jakarta-Cikampek sepanjang 83 km, ruas Tol Mohamed Bin Zayed sepanjang 38 km, ruas Tol Palimanan Kanci sepanjang 28,74 km, ruas Tol Semarang seksi A,B,C sepanjang 24,75 km.
JTT juga mengelola ruas Tol Semarang-Batang dengan panjang 74,9 km, ruas Tol Surabaya-Gempol sepanjang 49 km, ruas Tol Semarang-Solo sepanjang 72,6 km, ruas Tol Solo-Ngawi sepanjang 91,09 km, ruas Tol Ngawi-Kertosono sepanjang 88,57 km, ruas Tol Surabaya-Mojokerto sepanjang 36,72 Km. Kemudian, juga ruas Tol Gempol-Pandaan sepanjang 13,6 km, ruas Tol Pandaan-Malang sepanjang 38,49 km, serta ruas Tol Gempol-Pasuruan sepanjang 34,2 km.
Grafik Saham JSMR

