Saham GOTO makin Betah di Level ‘Gocap’, Sampai Kapan?
JAKARTA, investortrust.id – Posisis PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebagai saham emiten ‘gocap’ semakin kuat terlihat dari lompatan order jual saham ini di level Rp 50 per saham hingga perdagangan intraday sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/7/2024).
Berdasarkan data BEI, sebanyak 2,6 miliar saham GOTO tengah mengantre dilepas di level Rp 50 per saham. Sedangkan total saham GOTO yang ditransaksikan berada di level Rp 50 telah mencapai 83,4 juta unit hingga pukul 10,42 WIB.
Baca Juga
Crossing Saham GOTO Rp 6,06 Triliun di Pasar Negosiasi, Manajemen Buka Suara
Volume dan nilai perdagangan saham GOTO juga anjlok dalam dua hari terakhir. Kemarin, total saham GOTO yang ditransaksikan mencapai 452 juta unit dengan harga Rp 50. Angka tersebut turun drastic dari volume sehari sebelumnya mencapai 1,04 miliar saham GOTO.
Saham GOTO mulai ditransaksikan di level Rp 50 sejak 19 Juni 2024. Sejak saat itu, saham GOTO tak kunjung menguat, meskipun Direktur Utama GOTO Patrick Wajulo memborong puluhan juta saham GOTO dari pasar. Saham GOTO juga tak kunjung terangkat, meskipun pemegang saham perseroan telah menyetujui pembelian kembali (buy back) saham dengan target dana Rp 3,2 triliun.
Baca Juga
GOTO Salah Harga, Dirut Patrick Walujo Langsung Borong Puluhan Juta Saham
Tak hanya itu, pemodal asing terpantau masih lanjutkan aksi jual saham GOTO dalam sebulan terakhir sudah mencapai Rp 608,55 miliar. Penjualan terbesar dilakukan broker Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) Rp 253,34 miliar, JP Morgan Sekuritas (BK) senilai Rp 196,73 miliar, dan Verdhana Sekuritas (BB) mencapai Rp 95,36 miliar.
Grafik GOTO

