Merdeka Battery (MBMA) Cetak Lonjakan Pendapatan 191%, Tapi Labanya...
JAKARTA, investorturst.id – PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mencatatkan penurunan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 68% menjadi Rp 6,92 juta pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 21,66 juta.
Manajemen MBMA dalam rilis kinerja keuangan di Jakarta, Kamis (28/3/2024), terungkap bahwa penurunan tersebut berbanding terbalik dengan pendapatan yang justru melesat. Pendapatan perseroan melesat 191% dari US$ 455,73 juta menjadi US$ 1,32 miliar.
Baca Juga
Merdeka Battery (MBMA) Produksi Nikel 95.450 ton Sepanjang 2023
Lompatan pendapatan tersebut diikuti dengan lesatan beban pokok pendapatan dari US$ 411,33 juta menjadi US$ 1,25 miliar. Alhasil laba kotor hanya meningkat dari US$ 44,40 juta menjadi US$ 77,47 juta.
Penurunan laba juga dipengaruhi atas peningkatan pesat beban umum dan administrasi dari US$ 13,78 juta menjadi US$ 28,72 juta. Biaya keuangan turun tipis dari US$ 21,62 juta menjadi US$ 20 juta.
Baca Juga
Merdeka Battery (MBMA) Kucurkan Pinjaman Anak Usaha US$ 100 Juta
Hal ini membuat total laba perseroan turun dari US$ 37,84 juta menjadi US$ 33,30 juta. Laba tersebut terdiri atas laba pemilik entitas induk US$ 6,92 juta dan laba kepentingan non pengendali US$ 26,37 juta.
Merdeka Battery (MBMA) mencatatkan lompatan total aset dari US$ 2,42 miliar menjadi US$ 3,26 miliar tahun 2023. Begitu juga dengan total liabilitas meningkat dari US$ 862,17 juta menjadi US$ 953,58 juta.

