IHSG Terkoreksi Tipis, Dua Saham Ini justru ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/6/2024), ditutup terkoreksi tipis 6,46 poin (0,09%) menjadi 6.882,70. IHSG bergerak dalam rentang 6.843,65-6.890,44 dengan nilai transaksi Rp 7,7 triliun.
Koreksi ini dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor consumer primer 1,72%, sektor transportasi 0,86%, sektor sektor keuangan 0,25%, sektor teknologi 0,74%, dan sektor properti 0,56%. Sebaliknya penguatan melanda sektor sektor infrastruktur 0,14%, sektor industri 0,68%, sektor material dasar 0,02%, dan sektor kesehatan 0,04%.
Baca Juga
Mantan Dirut BEI Layangkan Surat Terbuka ke OJK Terkait FCA hingga Pendirian Bursa Efek Baru
Meski IHSG terkoreksi, dua saham ini cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), saham PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) menguat Rp 31 (34,83%) menjadi Rp 120 dan saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) naik Rp 410 (24,85%) menjadi Rp 2.060.
Penguatan juga melanda saham PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) naik Rp 43 (32,09%) menjadi Rp 177, PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) naik Rp 21 (22,11%) menjadi Rp 116, dan PT Indospring Tbk (INDS) naik Rp 380 (13,57%) menjadi Rp 3.180.
Begitu juga dengan saham emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), kembali menguat Rp 250 (2,66%) menjadi Rp 9.650.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG), PT MD Pictures Tbk (FILM), PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI), PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), dan PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC).
Baca Juga
Ke luar dari Papan Pemantauan Khusus, Laju Kenaikan Saham Barito Renewables (BREN) Tak Terhentikan
Pelemahan indeks ini berbanding terbalik dengan penutupan kemarin dengan kenaikan 9,18 poin (0,13%) menjadi 6.889,16 dengan pemodal asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 39,73 miliar dengan melepas saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 408,87 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 125,02 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 43,40 miliar.
Penguatan IHSG kemarin didukung kenaikan saham sektor consumer primer 2,19%, sektor teknologi 1,38%, sektor transportasi 0,85%, sektor consumer non primer 0,63%, dan sektor energi 0,56%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan, properti, dan dan keuangan.
Grafik IHSG

