Bitcoin Bisa Kian Runtuh, Ini Satu-satunya Syarat untuk Pembalikkan Tren
JAKARTA, investortrust.id - Badai terus menghantam pasar Bitcoin (BTC) dengan arus keluar ETF secara besar-besaran mengguncang kepercayaan investor. Dalam seminggu, hampir US$ 879 juta telah meninggalkan dana Bitcoin, menimbulkan keraguan pada stabilitas masa depan kripto utama. Namun menurut para ahli, ada faktor kunci yang bisa membalikkan tren yang mengkhawatirkan ini.
Adapun dalam beberapa hari terakhir, Bitcoin telah mengalami penurunan yang signifikan, hingga US$ 64.000. Mengutip Cointribune EN, Kamis (20/6/2024) ketidakstabilan ini sebagian besar disebabkan oleh arus keluar bersih ETF Bitcoin spot AS, yang mencapai hampir US$ 300 juta hanya dalam dua hari. Sejak awal minggu lalu, arus keluar bersih ini berjumlah US$ 879 juta. Arus keluar tunggal terbesar dicatat oleh dana FBTC Fidelity dengan US$ 175 juta, diikuti oleh dana GBTC Grayscale Investments dengan US$ 65 juta.
Selain itu, tren penjualan di kalangan investor institusi meningkat setelah Federal Reserve mengambil sikap yang lebih ketat dari perkiraan. Akibatnya, harga Bitcoin turun sekitar 6% selama tujuh hari terakhir, mengguncang kepercayaan investor. Pedagang derivatif juga menderita kerugian, dengan likuidasi mendekati US$ 32 juta selama 24 jam terakhir, termasuk US$ 20 juta dalam posisi beli.
Baca Juga
Pembalikan Tren Bitcoin
Sementara itu, pembalikan tren bitcoin dapat terjadi jika arus masuk ETF melebihi arus keluar. Saat ini trennya lebih ke arah penjualan yang terus memberikan tekanan pada harga Bitcoin. BRN juga menyatakan bahwa sikap Donald Trump yang pro-penambangan dapat menguntungkan para penambang Amerika, terutama dengan penggunaan peralatan yang lebih hemat energi.
Penambang Bitcoin juga merasakan tekanan, menjual kepemilikan mereka untuk mendanai operasi dan meningkatkan peralatan mereka. Penurunan cadangan penambang, dikombinasikan dengan penurunan harga hash dan hashrate, menunjukkan penurunan kekuatan penambangan secara keseluruhan.
Baca Juga
Bitcoin Melanjutkan Koreksi, Analis Tetap Optimistis Harga akan Bangkit
Analis BRN mencatat bahwa jika Bitcoin turun di bawah US$ 64.000, hal itu dapat memicu pasar bearish prematur. Pasar bitcoin berada pada titik kritis, dengan arus keluar dana ETF yang besar dan tekanan jual yang berkepanjangan.
Namun investor diimbau agar tetap berhati-hati, mengamati potensi katalis pembalikan tren. Perkembangan di masa depan akan bergantung pada penambang dan kebijakan pemerintah. Apalagi untuk saat ini, pasar masih bergejolak.
Baca Juga

