Jalan Layang Runtuh Timpa Kereta di Rusia, 7 Tewas
MOSKOW, investortrust.id - Sebuah tragedi maut mengguncang Bryansk, wilayah strategis Rusia yang berbatasan langsung dengan Ukraina dan Belarus, ketika sebuah jalan layang runtuh dan menimpa kereta penumpang yang sedang melaju. Gubernur Bryansk, Alexander Bogomaz, mengonfirmasi bahwa insiden ini menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai 35 lainnya, termasuk tiga anak-anak.
Baca Juga
Uni Eropa dan Inggris Beri Sanksi Rusia Tanpa Menunggu Trump
Dalam pernyataan melalui kanal Telegram, Bogomaz menyebutkan bahwa satu anak dalam kondisi kritis telah diterbangkan ke Moskow untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan. Jumlah korban terluka juga berpotensi bertambah, karena lima orang tambahan masih mencari pertolongan medis.
Dikutip dari Antara, Minggu (1/5/2025), insiden itu terjadi di distrik Vygonichsky, ketika kereta No. 86 yang melayani rute Klimov–Moskow tertimpa runtuhan jalan layang. Lokomotif dan gerbong tergelincir dari jalur, menandai salah satu kecelakaan kereta terparah dalam beberapa tahun terakhir di wilayah barat daya Rusia.
Isu Keamanan
Yang membuat insiden ini makin mencemaskan adalah dugaan awal bahwa runtuhnya jalan layang bukan disebabkan oleh faktor teknis, melainkan sabotase. Tanpa menyebut pelaku secara langsung, otoritas setempat memberi sinyal bahwa insiden ini dapat terkait dengan eskalasi ketegangan di kawasan perbatasan, terutama sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.
Baca Juga
Meski belum ada pernyataan resmi dari Kremlin atau Badan Keamanan Federal Rusia (FSB), indikasi sabotase memperkuat persepsi bahwa wilayah-wilayah perbatasan Rusia kini menjadi zona risiko tinggi bagi infrastruktur sipil maupun militer. Bryansk sendiri beberapa kali menjadi sasaran serangan drone dan gangguan transportasi dalam dua tahun terakhir.

