IHSG Makin Suram Anjlok 1,42%, tapi Tiga Saham Ini ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/6/2024), ditutup anjok sebanyak 96,73 poin (1,42%) ke level terendah baru sejak Oktober 2023 menjadi 6.734,83. Pergerakan indeks berada dalam rentang 6.713-6.831.
Koreksi dipicu atas penurunan seluruh sektor saham, seperti sektor teknologi 2,23%, sektor energi 1,93%, sektor material dasar 1,74%, sektor keuangan 1,63%, dan sektor consumer primer 1,21%. Penurunan dipengaruhi atas koreksi hampir seluruh saham kapitalisasi pasar (market cap) besar, seperti saham BREN, TPIA, BBRI, BMRI, dan TLKM. Sebaliknya saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menguat 2,33%.
Baca Juga
Spindo (ISSP) Raih Pra Efektif Emisi Obligasi Berkelanjutan Pertama di Indonesia dari OJK
Meski IHSG terjungkal, tiga saham ini malah berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) naik Rp 38 (34,23%) menjadi Rp 149, PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) melesat hingga auto reject atas (ARA) Rp 70 (24,82%) menjadi Rp 352 dan saham PT Pakuan Tbk (UANG) naik Rp 111 (25%) menjadi Rp 555.
Penguatan juga melanda saham PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) Rp 31 (31,31%) menjadi Rp 129 dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik Rp 34 (11,04%) menjadi Rp 342.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON), PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU), dan PT Sumber Global Energy Tbk (SGER).
Baca Juga
IHSG Anjlok Dalam, OJK Buka Suara hingga Beberkan Strategi Pemulihan
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 18,54 poin (0,27%) ke level terendah baru 6.831,56 sepanjang tahun ini. Pemodal asing tiba-tiba merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 2,98 triliun, seiring adanya crossing saham PT Siloam Hospitals Tbk (SILO) lebih dari Rp 3,85 triliun.
Pelemahan indeks dipicu atas koreksi saham sektor material dasar 0,73%, sektor properti 0,23%, dan sektor transportasi 0,26%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 1,18%, sektor teknologi 1,42%, dan sektor keuangan 0,25%.
Meski indeks terkoreksi, dua saham ini berhasil menguat sampai auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sekar Laut Tbk (SKLT) melesat Rp 60 (34,48%) menjadi Rp 234 dan PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) naik Rp 56 (24,78%) menjadi Rp 282.
Grafik IHSG Sebulan

