Saham Hong Kong Jatuh Terseret Data Ekonomi China yang Suram
HONG KONG, investortrust.id - Pasar Asia dibuka beragam pada hari Senin (15/9/2024). Saham-saham Hong Kong jatuh karena investor menilai data ekonomi Tiongkok yang suram. Sementara itu, beberapa pasar utama ditutup karena hari libur.
Baca Juga
Pasar Asia Pasifik Rontok Terimbas Sentimen Ekonomi AS, Nikkei Anjlok 3%
Dikutip dari CNBC, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,76% pada pembukaan, setelah Tiongkok merilis serangkaian data ekonomi yang mengkhawatirkan selama akhir pekan. Output pabrik, penjualan ritel, dan angka investasi bulan Agustus meleset dari ekspektasi. Tingkat pengangguran di perkotaan naik ke level tertinggi dalam enam bulan sementara harga rumah tahun-ke-tahun turun pada laju tercepat dalam sembilan tahun.
Investor juga menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve pada hari Selasa dan Rabu di mana para gubernur bank sentral diperkirakan akan melakukan penurunan suku bunga pertama mereka sejak tahun 2020.
S&P/ASX 200 Australia naik 0,44% pada pembukaan. Indeks Tertimbang Taiwan sedikit naik.
Pasar di Tiongkok daratan dan Korea Selatan ditutup untuk festival Pertengahan Musim Gugur. Pasar Jepang ditutup untuk Hari Penghormatan Lanjut Usia.
Topan Bebinca telah menyebabkan pembatalan ratusan penerbangan di Tiongkok. Shanghai diperkirakan akan dilanda badai terkuat sejak 1949.
Investor Asia juga menunggu sejumlah data penting dan keputusan bank sentral dari wilayah tersebut.
Inflasi Jepang diperkirakan akan meningkat pada bulan Agustus, menurut jajak pendapat Reuters, mendukung Bank of Japan untuk tetap bersikap hawkish ketika dewan tersebut menetapkan kebijakannya pada hari Jumat.
Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah sambil memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut akan segera terjadi.
Yen Jepang menguat pada Senin pagi dan diperdagangkan pada 140,49 melawan greenback. Jika yen bertahan pada level ini, mata uang tersebut akan ditutup pada level terkuatnya dalam lebih dari setahun.
Tiongkok siap untuk menetapkan suku bunga utama pinjaman satu dan lima tahun pada hari Jumat. Suku bunga satu tahun, yang mempengaruhi sebagian besar pinjaman baru dan belum terlunasi, saat ini berada pada angka 3,35%, sedangkan suku bunga lima tahun, yang mempengaruhi harga hipotek, saat ini berada pada angka 3,85%.
Setelah awal yang buruk di bulan September yang secara historis lemah, tiga indeks utama AS mengakhiri sesi perdagangan minggu lalu di zona hijau, dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite yang sarat teknologi menutup minggu terbaiknya di tahun 2024.
Baca Juga
Reli di Wall Street: Dow Melonjak Hampir 300 Poin, S&P dan Nasdaq Catat Pekan Terbaik Sepanjang 2024
Indeks S&P 500 berbasis luas menguat 0,54% menjadi ditutup pada 5.626,02 dan Nasdaq Composite bertambah 0,65% menjadi 17.683,98 sedangkan Dow Jones Industrial Average melonjak 0,72% menjadi ditutup pada 41.393,78.
Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average, S&P 500 dan Nasdaq 100 sedikit berubah pada Minggu malam.

