Cetak 100.000 Investor Baru di Juni 2024, Prospek XRP Cerah?
JAKARTA, investortrust.id - Dalam 10 hari pertama bulan Juni 2024, token XRP mencatatkan penambahan jumlah investor baru sebanyak 100.000. Meski mencatatkan arus masuk yang tinggi, tapi harga token besutan Ripple ini masih tetap stabil.
Melansir Coinmarketcap, Rabu (12/6/2024), harga XRP belum mencerminkan peningkatan adopsi, karena fluktuasinya hanya berada di kisaran US$ 0,48 dan US$ 0,52.
Menilik data Coinmarketcap, Rabu (12/6/2024) pukul 10.55 WIB koin XRP terpantau 1,53% menjadi US$ 0,48 dalam 24 jam terakhir. Di mana dalam sepekan anjlok 8,48% dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar US$ 26,7 miliar.
Secara cermat, sejumlah analis memantau berbagai metrik untuk menilai potensi dampak dari kenaikan basis pemegang saham terhadap dinamika harga XRP. Dengan usia rata-rata investasi dollar atau mean dollar invested age (MDIA), yang mengukur rata-rata durasi kepemilikan, menjadi indikator utama.
Baca Juga
Bitcoin dan Ethereum Rebound, Solana XRP dan Dogecoin Masih Lesu di Awal Pekan
Merujuk data per 1 Juni 2024, MDIA 90 hari untuk XRP berada di angka 1.812 yang menunjukan bahwa investor lebih memilih untuk mempertahankan asetnya.
Catatan MDIA ini mencerminkan tren perkembangan menuju investasi jangka panjang di kalangan investor, yang berpotensi mendorong harga XRP menjadi US$ 0,55.
Sementara dari tingkat sirkulasi yang mengukur jumlah token yang dipertukarkan selama periode tertentu, menjadi metrik paling penting lainnya.
Angkanya baru-baru ini turun menjadi 228,53 juta token per hari untuk XRP, menunjukkan berkurangnya tekanan jual dan lingkungan harga yang lebih stabil. Namun kenaikan tarif ini di masa depan dapat menandakan dimulainya kembali penjualan dan berdampak pada dinamika harga.
Baca Juga
Benarkah XRP Bisa Rally ke Level US$ 594? Cek Kemungkinannya!
Di sisi bersamaan, Ripple berupaya untuk terus memperluas jaringan kemitraan dengan lembaga keuangan di seluruh dunia. Inisiatif XRPL Japan dan Korea Fund baru-baru ini merupakan ilustrasi sempurna dari tujuan perusahaan untuk mempercepat penetrasi ke pasar Asia.
Lalu membangun jaringan aliansi kuat dengan bank-bank besar di India, Kanada, Inggris, Brasil dan negara lainnya. Ripple memposisikan diri sebagai penyedia solusi blockchainyang penting bagi lembaga keuangan tradisional dalam skala global.

