Saat BREN ARA, IHSG Terjerembab 65 Poin
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/6/2024), kembali melorot ke level terendah baru year to date (ytd) 2024. IHSG ditutup anjlok sebanyak 65,86 poin (0,95%) menjadi 6.855,69.
Pergerakan indeks dalam rentang 6.856,69-6.932,46 sepanjang hari ini. Sedangkan level penutupan tersebut merupakan posisi terendah IHSG terhitung sejak 13 November 2023.
Baca Juga
Gandeng Bank Sinarmas, Reksa Dana Indeks Sri Kehati Bidik Dana Kelolaan Rp 500 Miliar Tahun Ini
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti sektor industry turun 2,45%, sektor consumer primer turun 1,07%, sektor keuangan melorot 1,08%, sektor properti turun 0,90%, dan sektor consumer non primer turun 0,68%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor energi 0,14%.
Pelemahan indeks tersebut terjadi saat saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan Rp 650 (9,77%) menjadi 7.300. Penguatan juga didukung kenaikan saham PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) naik Rp 40 (28,37%) menjadi Rp 181, PT Penta Valent Tbk (PEVE) menguat Rp 36 (14,88%) menjadi Rp 278, PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) menguat Rp 19 (12,42%) menjadi Rp 172, PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) menguat Rp 65 (11,21%) menjadi Rp 645.
Baca Juga
Anak Usaha Indomobil (IMAS) Incar Dana Obligasi Rp 2 Triliun
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Campina Ice Cream Industri Tbk (CAMP) turun 23,32% menjadi Rp 296, PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) turun 13,48% menjadi Rp 1.765, PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) melemah 10,66% menjadi Rp 1.425, PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) melemah 9,72% menjadi Rp 195, dan PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) turun 9,66% menjadi Rp 159.
IHSG kemarin ditutup rebound dengan kenaikan 23,6 poin (0,34%) menjadi 6.921. Rebound terjadi setelah saham emiten Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), berhasil berbalik arah menjadi auto reject atas (ARA).
Grafik IHSG

