Beban Bunga Naik, Target Laba Merdeka Copper (MDKA) Direvisi Turun
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas memangkas turun target kinerja keuangan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), seiring perkiraan peningkatan beban bunga. Meski demikian rekomendasi dan target sahamnya tetap dipertahankan.
BRI Danareksa Skeuritas memangkas turun target laba bersih perseoran menjadi US$ 15 juta tahun ini, dibandingkan perkiraan semula US$ 55 juta. Sedangkan target pendapatan perseroan dipertahankan mencapai US$ 2,16 miliar.
Baca Juga
Rancang Private Placement, Merdeka Copper (MDKA) Berpotensi Raup Dana Rp 6,4 Triliun
“Pemangkasan target laba tersebut melihat realisasi kinerja sampai kuartal I-2024 dengan rugi bersih mencapai US$ 15,2 juta akibat kenaikan beban bunga yang lebih tinggi, dibandingkan perkiraan semula,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Christian Sitorus dan Timothy Wijaya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Perseroan mencatatkan total utang senilai US$ 1,5 miliar. Dengan total utang tersebut beban bunga perseroan diperkirakan mencapai US$ 102 juta tahun ini atau lebih tinggi dari perkiraan semula senilai US$ 61 juta.
Baca Juga
Saat Pendapatan Melesat 96%, Merdeka Copper (MDKA) justru Berbalik Rugi, Kok Bisa?
Selain itu, dia mengatakan, perseoran nampaknya akan mencatatkan peningkatan beban dalam beberapa kuartal mendatang. Hal ini terlihat dari total operasional yang dikeluarkan pada kuartal I tahun ini.
Estimasi Keuangan MDKA
Meski target kinerja keuangan tahun ini dipangkas, BRI Danareksa Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi beli saham MDKA dengan target harga Rp 3.100. Target tersebut telah mengasumsikan peluang kenaikan beban bunga dan mempertimbangkan prospek bisnisnya.
Grafik Saham MDKA

