Mayoritas Sektor Saham Turun, IHSG Dibuka Melemah
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/6/2024), dibuka melemah sebanyak 15 poin (0,19%) menjadi 6.906. Pelemahan indeks dipicu penurunan sejumlah sektor saham.
Pelemahan terbanyak melanda saham sektor industry, sektor infrasturktur, dan sektor teknologi. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor properti, kesehatan, consumer primer.
Baca Juga
Tebus Rights Issue INCO, MIND ID Gelontorkan Dana Rp 1,46 Triliun
Saat IHSG turun, beberapa saham ini torehkan lompatan harga di awal transaksi, seperti saham PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) menguat Rp 50 (8,62%) menjadi Rp 630, PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) menguat Rp 11 (7,42%) menjadi Rp 160, dan PT Penta Valent Tbk (PEVE) menguat Rp 18 (7,44%) menjadiR p 260.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Golden Eneryg Mines Tbk (GEMS), PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON), dan PT Link Net Tbk (LINK). Adapun saham emiten Prajogo Pangestu bergerka bervariasi, saham PTRO, CUAN, dan TPIA menguat. Sebaliknya saham BRPT bergerak stagnan. BREN belum diperdagangkan, karena mekanisme full call action (FCA).
Baca Juga
IHSG kemarin ditutup rebound dengan kenaikan 23,6 poin (0,34%) menjadi 6.921. Rebound terjadi setelah saham emiten Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), berhasil berbalik arah menjadi auto reject atas (ARA).
Sedangkan pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 296,04 miliar. Sejumlah saham yang dilepas adalah BREN senilai Rp 251,71 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 146,14 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 61,30 miliar.
