IHSG Dibuka Melemah 0,33%, Mayoritas Sektor Saham Turun
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/6/2026), dibuka melemah 20,19 poin (0,33%) menjadi 6.096. Pelemahan sejalan dengan penurunan mayoritas pasar saham Asia.
Penurunan juga dipicu atas pelemahan beberapa sektor saham, seperti sektor energi, material dasar, keuangan, infrastruktur. Sebaliknya sektor saham lainnya catat kenaikan tipis.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada HMSP dan DSSA
Meski dibuka melemah saham ZONE dibuka langsung melambung 25% menjadi Rp 850, saham LEAD melesat 23,60% menjadi Rp 110, dan saham JAWA menguat 17,21% menjadi Rp 143.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 60,45 poin (0,98%) menjadi 6.116.69. Pemodal asing juga masih melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham Rp 1,11 triliun di seluruh pasar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 261,98 miliar, TPIA mencapai Rp 174,65 miliar, dan BBNI sebanyak Rp 110,56 miliar.
Baca Juga
Hans Kwee: Indonesia Punya Modal Kuat Pertahankan Status Emerging Market MSCI
Penurunan IHSG kemarin dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 2,49%, sektor industri 2,34%, sektor kesehata 2,23%, konsumer primer 1,67%, keuangan 1,58%, dan properti 1,20%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi dan energi.
Sebaliknya sejumlah saham berikut cetak lompatan harga, auto reject atas (ARA) ZONE naik 24,77% menjadi Rp 680 dan BYAN naik 20% menjadi Rp 13.200. Lompatan juga melanda saham EMDE sebanyak 24,56% menjadi Rp 71, KIOS sebanyak 24,14% menjadi Rp 108, dan ADES naik 17,14% menjadi Rp 30.925.
