The Motley Fool Prediksi Delapan Aset Kripto Ini akan Melejit pada Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan penasihat keuangan dan investasi swasta asal Amerika Serikat (AS), The Motley Fool memprediksi ada delapan jenis aset kripto yang bakal melejit di tahun ini.
Melansir laman The Motley Fool, Senin (10/6/2024), berikut delapan daftar aset kripto yang dimaksud:
1. SingularityNET (AGIX)
SingularityNET (AGIX) adalah platform blockchain yang dapat digunakan siapa saja untuk membuat, berbagi dan memonetisasi layanan artificial intelligence (AI). Platform ini memungkinkan pengguna membeli berbagai macam layanan AI dengan token utilitas AGIX.
Popularitas AI mendorong pamor SingularityNET dalam memanfaatkan tren ini, dengan tim besar yang terdiri dari ilmuwan, peneliti dan pengemban AI. Jenis aset kripto ini telah meraih kesuksesan sejak awal tahun lalu, dengan peningkatan harga lebih dari 1.300%.
2. THORChain (RUNE)
THORChain (RUNE) merupakan bursa kripto terdesentralisasi yang beroperasi melalui model automated market maker (AMM). Platform ini memiliki sekumpulan likuiditas untuk kripto yang dikelola oleh smart contracts.
Meski banyak bursa terdesentralisasi yang tersedia, RUNE menonjol karena pengalaman dan pertumbuhannya baru-baru ini. Didirikan pada 2018, bisnis RUNE benar-benar mulai berkembang di akhr tahun lalu. Pada November 2023, platform ini memiliki volume swap sekitar US$ 1 miliar per minggu.
Baca Juga
Senat Amerika Serikat Cabut Larangan Deposito Kripto di Perbankan
3. Fetch.ai (FET)
Fetch.ai (FET) merupakan laboratorium AI yang memungkinkan individu atau organisasi untuk membangun agen otonom mereka sendir. Agen-agen ini kemudian dapat menangani tugas-tugas dunia nyata untuk penggunanya.
Token FET digunakan untuk melakukan pembayaran di jaringannya, dan berkinerja baik di tahun lalu berkat pamor AI yang meningkat di mana kenaikannya hampir 300% menjelang akhir tahun lalu.
4. Bitcoin (BTC)
Siapa yang tak kenal BTC. Usai bertahun-tahun menunggu, akhirnya Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (AS) atau Securities and Exchange Commission (SEC) akhirnya menyetujui exchange traded fund (ETF) BTC. Sekarang ada 11 ETF BTC yang tersedia dengan volume perdagangan mencapai US$ 4,6 miliar di hari pertama.
Meski semua jenis aset kripto bersifat volatil, ukuran BTC membuatnya sedikit lebih aman karena lebih mungkin untuk bertahan. Jika menginginkan investasi kripto dengan risiko yang relatif rendah dan berpotensi berkinerja baik di tahun ini, BTC patut dipertimbangkan.
Baca Juga
Bank Sentral Brazil Targetkan Proposal Regulasi Kripto Rampung Akhir Tahun Ini
5. Monero (XMR)
Monero (XMR) merupakan koin privasi yang paling terkenal. Koin ini menggunakan teknologi peningkatan privasi untuk merahasiakan pengirim, penerima dan jumlah setiap transaksi.
Ada banyak orang yang ingin merahasiakan transaksi aset kripto mereka, terutama karena regulasi menjadi lebih ketat. Hal ini menjadikan XMR pilihan yang menguntungkan untuk bisa meraih kesuksesan.
6. Sei (SEI)
Tujuan Sei (SEI) untuk membawa pasar keuangan ke blockchain. Sein dibangun untuk perdagangan aset digital dan kompatibel dengan mesin virtual ethereum (EVM). Meski masih dalam tahap awal ketika diluncurkan pada 2023, Sei telah membangun tim yang kuat dengan 28 pengembang full time.
Selalu menjanjikan ketika sebuah aset kripto memiliki masalah yang jlas untuk dipecahkan, seperti yang dilakukan Sei dengan perdagangan keuangan berbasis blockchain. Teknologi di baliknya juga mengesankan, dengan konsensus twin-turbo yang memungkjinkan perdagangan hampir instan.
7. Aave (AAVE)
Aave (AAVE) merupakan protokol keuangan yang terdesentralisasi atau decentralized finance (Defi) dan platform pinjaman. Platform ini memungkinkan pengguna untuk memberi pinjaman dan meminjam aset kripto.
AAVE memiliki kumpulan likuiditas untuk banyak aset kripto populer seperti Tether (USDT) dan DAI. AAVE juga memperluas cakupannya ke aset dunia nyata bermitra dengan Centrifuge.
8. Ethereum (ETH)
Sama seperti BTC, pamor Ethereum (ETH) juga tengah meningkat. ETH mengalami perubahan yang telah dinantikan ke sistem proof of stake pada 2022 silam, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi energinya.
Secara keseluruhan, ETH memiliki potensi pertumbuhan yang besar tanpa volatilitas ekstrim seperti aset kripto lainnya yang lebih kecil. Ada juga beberapa saham ETH menarik yang bisa dipertimbangkan untuk ditambahkan ke portofolio anda.
Walaupun ada potensi untuk mendapat keuntungan yang tinggi, penting untuk melakukan penelitian menyeluruh dan mempertimbangkan risiko yang melekat dalam berinvestasi pada aset yang fluktuatif tersebut.
