Ketua Umum AEI: Ekosistem Perusahaan Sehat dan Governance Bagus akan Ciptakan Indonesia Emas 2045
JAKARTA, investortrust.id – Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) berkomitmen mendukung Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan kondisi perusahaan yang sehat, baik ekosistem dalam emiten hingga hubungan dengan seluruh stake holder. Hal ini bisa dicapai dengan kerja sama dalam seluruh ekosistem.
“Kalo perusahaan sehat dan hubungan ekosistem dalam emiten sehat, governance bagus, saling percaya, harusnya akan terjadi Indonesia Emas. Apapun industrinya dan bagimanapun teknologinya,” terannya,” kata Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Armand Wahyudi Hartono saat pidato pembukaan Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2024 di Hotel Kempinski Jakarta, Senin (10/6/2024).
Baca Juga
AEI Imbau Emiten Berpartisipasi Aktif di Musyawarah Anggota 2024, Simak Jadwalnya
Bagaimana menjadikan Indonesia Emas? Dia mengatakan, paling penting adalah bagaimana menjaga individu keluarga dalam perusahaan-perusahaan itu sehat. Menciptakan hubungan antartim perusahaan baik dan hubungan perusahaan dengan seluruh stakeholder berjalan baik
Ketua Umum AEI Armand Wahyudi (tengah) memberikan cinderamata kepada Ketua DK OJK, Mahendra Siregar saat pembukaan Munasi AEI 2024 di Jakarta, Senin (10/6/2024). Foto: Investortrust/Elsid Arendra
Armand menambahkan, peran pasar modal juga penting untuk menjaga perusahaan tetap sehat. Perusahaan harus didukung dengan kemampuan kerja individu yang juga bagus. Begitu juga dengan perusahaan harus memiliki ekosistem yang baik, yaitu hubungan antar tim perusahaan baik, kekeluargaannya baik, governance bagus, cukup terbuka, dan bisa dipercaya.
AEI berharap Indonesia terus maju, terang dia, bukan karena sumber daya melimpah, penduduk besar, dan tanah subur. “Tetapi lebih penting adalah sumber daya manusia bagus, keluarga baik, bisa bersatu, Bhineka Tunggal Ika, dan bisa bekerja dengan handal. Itulah impian AEI,” terangnya.
Baca Juga
Tak Cuma Kuantitas, AEI Harap Perusahaan yang IPO Juga Berkualitas
Terkait penerapan environmental, social, and governance (ESG) emiten, Armand mengatakan, sebanyak 90% terkait penerapan governance. Bagaimana membuat governance perusahaan tersebut handal, dipercaya nasabah, tim dalam perusahaan, manajemen baik, dan dipercaya investor.
Selain itu, AEI akan tetap fokus melanjutkan program edukatif, dan hukum. “Kami tidak bisa sukses kalo sendiri, kita butuh kerja sama bergandengan tangan dengan seluruh ekosistem. Kita sukseskan Indonesia menuju emas,” terangnya.(hut)

