RUPST WIR Group (WIRG) Rombak Direksi, Ini Susunannya
JAKARTA, Investortrust.id - PT WIR Asia Tbk (WIRG) melakukan perubahan pada susunan direksinya. Keputusan tersebut disetujui pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan di Jakarta, Jumat (7/6/2024).
WIR Group melakukan perubahan manajemen yang diyakini akan membawa perspektif segar dan visi strategis untuk masa depan perusahaan. Posisi Direktur Utama saat ini dijabat oleh Stephen Budiman Ng, menggantikan Michael Budi, yang beralih tugas menjadi Komisaris Perseroan. Selain itu, Jimmy Halim yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur menjadi Komisaris, dan juga terdapat perubahan komposisi Komisaris Perseroan.
“Manajemen baru diyakini dapat membawa ide-ide baru yang adaptif, pendekatan inovatif, dan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan responsivitas terhadap pasar,” ujar Direktur Utama WIR Group Michael Budi dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (7/6/2024).
Baca Juga
Kuartal I-2024, WIR Asia (WIRG) Catat Kenaikan Laba Bersih Hampir 70%
Selain mengumumkan pergantian direksi, RUPST WIRG juga memaparkan kinerja keuangan perseroan pada tahun 2023. Sepanjang 2023, WIR Group berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 42% menjadi menjadi Rp 68,5 miliar yoy dari Rp 48,1 miliar pada tahun 2022. Pendapatan tahun buku 2023 juga tumbuh sebesar 47% yoy menjadi Rp 2,4 triliun dari Rp 1,6 triliun pada tahun 2022 yang mayoritas dikontribusikan pada segmen pendapatan dari solusi platform digital.
Adapun, segmen pendapatan dari solusi platform digital merupakan kontributor utama pendapatan. Solusi platform digital merupakan unit bisnis Perseroan yang memiliki dan mengembangkan platform digital berbasis AR,VR, dan AI yang memiliki skalabilitas yang tinggi dan potensi aplikasi yang luas pada berbagai macam lini industri.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menyediakan solusi terbaik bagi klien kami. Dengan keberhasilan yang telah dicapai dan berbagai inisiatif yang sedang berjalan, WIR Group optimis akan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi para pemangku kepentingan,” kata Michael.
Sejalan dengan itu, kinerja keuangan dan operasional perseroan juga positif untuk kuartal I-2024. Perseroan mencatat pertumbuhan yang sehat atas pendapatannya yang meningkat sebesar 8% menjadi Rp 672,6 miliar yoy dari kuartal I tahun sebelumnya yaitu Rp Rp 622,3 miliar. Sementara itu, laba bersih Perseroan juga mengalami meningkat sebesar 11% menjadi Rp 28,9 miliar yoy dibandingkan Rp 26,0 miliar pada periode yang sama tahun 2022.
“Pertumbuhan itu diatribusikan pada efisiensi beban operasional serta pertumbuhan pendapatan Perseroan yang berkelanjutan dan berkesinambungan dengan tetap konsisten dalam menjaga profitabilitasnya,” ungkapnya.

