Kuartal I-2024, WIR Asia (WIRG) Catat Kenaikan Laba Bersih Hampir 70%
JAKARTA, investortrust.id – PT WIR ASIA Tbk (WIRG) mencatatkan kenaikan laba bersih hampir 70% atau 69,73% pada kuartal I-2024 dibandingkan periode sama tahun lalu (year on year/yoy).
Dalam laporan keuangan interimnya, perseroan mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 24,32 miliar, dari hasil kinerja Januari-Maret 2024. Jumlah ini lebih tinggi dari kuartal I-2023 yang sebesar Rp 14,33 miliar.
“Peningkatan laba bersih ini dapat diatribusikan pada efisiensi beban operasional, serta pertumbuhan pendapatan perseroan yang berkelanjutan dan berkesinambungan dengan tetap konsisten dalam menjaga profitabilitasnya,” terang Direktur Utama WIR Asia Michael Budi Wirjatmo secara tertulis, yang dikutip pada Kamis (2/5/2024).
Baca Juga
WIR Asia (WIRG) Revisi Turun Target Pendapatan 2023, Apa Alasannya?
Di sisi lain, pendapatan emiten teknologi imersif dan web3 itu justru hanya naik tipis 8,1% (yoy) menjadi Rp 672,6 miliar. Michael menjelaskan, pendapatan perusahaan terus meningkat, dipicu strategi ekspansi dalam solusi digital berbasis platform.
Sepanjang kuartal I-2024, WIR Asia melakukan inovasi, khususnya dalam bidang augmented reality (AR) dan Web 3.0. Beberapa inovasi yang diluncurkan antara lain Nusa Studio untuk creator dan kurikulum sekolah, Nagara Blockchain oleh Nusameta, dan Hijrah Groceries oleh Mindstores.
“Hijrah Groceries memudahkan nasabah Bank Muamalat dalam berbelanja dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelas Michael.
Baca Juga
Saham Bank Papan Atas Berguguran, IHSG Sesi I Anjlok 117 Poin
Kolaborasi dengan mitra bisnis dari berbagai industri, termasuk industri pendidikan, turut menjadi pendorong pertumbuhan. Kolaborasi dimaksud, meliputi kerja sama Nusameta dengan Binus University dalam peluncuran Nusameta Borobudur untuk mendorong wisata digital.
Ada pula kerja sama Nusameta dengan Sekolah Santa Angela Bandung dalam merilis Angelaverse untuk memperkaya sarana belajar berbasis teknologi. Kemudian, kerja sama Nusameta dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam mendukung program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) dan juga Desain Interaktif (DI) melalui Metaverse dengan menghadirkan Nusa Studio bagi para mahasiswa.
Terakhir, kerja sama dengan Sampoerna University terkait autentikasi ijazah berbasis blockchain.
“Kami antusias melaporkan pencapaian positif pada kuartal pertama tahun ini yang didorong kontribusi utama dari solusi platform digital yang terus berkembang dan memiliki skalabilitas tinggi pada berbagai macam lini industri,” tegas Michael.
Lebih rinci, solusi platform digital WIRG, yang mencakup penjualan barang, komisi transaksi, promosi, dan iklan menyumbang 93,9% dari total pendapatan perusahaan. Pendapatan dari segmen ini meningkat 7,7% menjadi Rp 631,5 miliar dibandingkan kuartal I-2023.
Selain itu, laba usaha perseroan tumbuh sebesar 1,8% menjadi Rp 42,1 miliar, dengan margin laba usaha yang stabil di 6,3%.
Perseroan juga berhasil mencatat EBITDA positif sebesar Rp 47,2 miliar selama kuartal pertama tahun ini. Ini merupakan hasil dari strategi pertumbuhan perseroan yang berfokus pada pengembangan dan optimalisasi solusi bisnis berbasis teknologi imersif, Web 3.0, dan Metaverse. Terutama dalam platform solusi digital yang sangat dapat diskalakan.
Manajemen WIR Asia pun optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan positif dan berkelanjutan dengan terus mengembangkan solusi berbasis teknologi yang inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan pasar yang terus berkembang. (CR-10)

