Bank Danamon (BDMN) Kantongi Peringkat idAAA dengan Prospek Stabil
JAKARTA, investortrust.id – Lembaga peringkat efek, Pefindo mempertahankan peringkat idAAA dengan prospek stabil untuk PT Bank Danamon Tbk (BDMN).
Peringkat terbaru BDMN ini berlaku untuk periode 3 Mei 2024 hingga 1 Mei 2025. Pada April 2023 hingga Mei 2024 Pefindo juga menyematkan peringkat yang sama untuk BDMN.
Disebutkan, idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo kepada obligor yang dinilai mampu memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya.
Baca Juga
Bank Danamon (BDMN) Bidik Penyaluran KPR Syariah Tumbuh 20% Tahun Ini
Analis Pefindo Synthia Manik dan Danan Dito dalam laporannnya menyampaikan, peringkat idAAA untuk BDMN diberikan karena memperhitungkan kemungkinan dukungan yang sangat kuat dari MUFG Bank Ltd sebagai pemegang saham mayoritas.
“Profil kredit berdiri sendiri Bank Danamon mencerminkan tingkat permodalan yang sangat kuat dan posisi pasar yang kuat, tetapi dibatasi oleh kualitas aset yang moderat,” beber Synthia Manik dan Danan Dito dalam laporan yang dikutip, Jumat (7/6/2024).
Meski begitu, peringkat dapat diturunkan jika Pefindo menilai adanya penurunan dukungan dari MUFG Bank kepada Bank Danamon yang signifikan, diindikasikan dengan pengurangan kepemilikan dan pengendalian secara substansial.
Baca Juga
Peringkat juga dapat mengalami tekanan jika profil bisnis atau kinerja keuangan Bank memburuk secara signifikan, tanpa adanya indikasi dukungan dari MUFG Bank.
Bank Danamon merupakan bank komersial yang melayani segmen mass-market melalui anak perusahaannya, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance, peringkat idAAA/stabil), segmen usaha kecil dan menengah, serta konsumer, komersial dan korporasi (Enterprise Banking).
Per 31 Desember 2023, MUFG Bank memiliki 92,5% saham Bank Danamon, sedangkan sisanya dimiliki oleh publik (7,5%).

