ARB Berlanjut, BREN Kehilangan Market Cap Rp 696 Triliun hingga Turun ke Posisi Tiga
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/6/2024), langsung jeblos setelah saham PT Barito Renewbales Energy Tbk (BREN) melemah hingga auto reject bawah (ARB) pada pukul 11.00 WIB.
Pelemahan saham BREN langsung berefek negative terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI dengan penurunan sebanyak 37 poin ke level terendah baru tahun 2024 level 6.937. Padahal, IHSG awal transaksi masih dibuka menguat tipis.
Baca Juga
Tak Seperti BREN, Tiga Saham Ini justru Terbang Saat Masuk Papan Pemantauan Khusus
Harga saham BREN kembali anjlok senilai Rp 650 (6,70%) menjadi Rp 6.050. Dengan demikian, saham ini telah amblas dari level sebelum masuk papan pemantauan khusus BEI Rp 11.250 menjadi Rp 6.050 pada perdagangan intraday sesi I hari ini 46%.
Penurunan tersebut mengakibatkan kapitalisasi pasar emiten pembangkit listrik geothermal ini luluh hingga Rp 696 triliun dari Rp 1.505 triliun menjadi Rp 809 triliun. Penurunan terjadi dipicu ARB seham yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini dalam beberapa hari terakhir.
Bahkan, kini BREN bertengger diperingkat tiga sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di BEI. Posisi atas PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1.161 triliun dan posisi kedua PT Amman Minerasl Internasional Tbk (AMMN) Rp 868 triliun.
Baca Juga
Prajogo Pangestu, Konglomerat Pionir Bisnis Geothermal Terbesar
Meski mencatatkan penurunan dalam setelah masuk papan pemantauan khusus dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA), saham BREN masih mencatatkan penguatan sebanyak 675,64% terhitung sejak listing perdana di BEI pada 9 Oktober 2024.
BREN sebelumnya menggelar penawaran umum perdana (IPO) dengan melepas sebanyak 133,78 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 780 per saham. Total dana yang diraup dari akssi tersebut mencapai Rp 3,13 triliun. Sedangkan Prajogo Pangestu melalui perusahaan yang dikendalikannya PT Barito Pacific Tbk (BRPT) bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan mayoritas saham.
Grafik Saham BREN

