Dirut Ini Rajin Tambah Saham Mandiri Service (MAHA)
JAKARTA, investortrust.id– Direktur Utama Yenny Hamidah Koen terpantau agresif menambah kepemilikan saham di perusahaan yang dipimpinnya, PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) atau Mandiri Service. Aksi tersebut menjadikan dirinya sebagai penmegang saham terbesar kedua di perusahaan tersebut.
Berdasarkan pengumuman resminya di Jakarta, Kamis (6/6/2024), Yenny yang teraffiliasi dengan pengendali ini menambah sebanyak 15,5 juta saham MAHA dengan harga pelaksanaan Rp 227,89 per saham kemarin. Aksi tersebut menjadikan total saham MAHA yang dikendalikannya bertambah dari 7,87% menjadi 7,96%.
Baca Juga
Mandiri Service (MAHA) Raih Tambahan Kontrak Hauling Batu Bara Jadi US$ 1,5 Miliar
Berdasarkan data Yenny telah menambah sebanyak 77,5 juta saham MAHA dalam satu tahun terakhir. Pembelian saham tersebut bertujuan sebagai investasi jangka panjang dengan status kepemilikan langsung.
Sebelumnya, Mandiri Services mengumumkan amandeman nilai dan jangka waktu kontrak hauling batu bara dari PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Amandemen tersebut menjadikan nilai kontrak meningkat dari semula US$ 1,2 miliar atau Rp 19 triliun menjadi US$ 1,5 miliar atau Rp 23,9 triliun dengan jangka waktu diperpanjang dari semula berakhir 2027 menjadi 2034.
Yenny Hamidah Koen
Amandemen kontrak tambahan tersebut telah ditandatangani perseroan melalui anak usahanya PT Indonesia Pratama dengan Bayan (BYAN) untuk pengangkutan batu bara Tabang di Kalimantan Timur dengan jangka waktu pekerjaan diperpanjang menjadi 10 tahun, yaitu tahun 2024-2034.
Baca Juga
Perubahan kontrak tersebut menjadikan volume pengangkutan batu bara Bayan (BYAN) yang akan digarap perseroan bertambah menjadi 368 juta ton hingga 2034, dibandingkan volume sebelum amandemen mencapai 289 juta ton.
"Mandiri Services akan selalu berusaha mempertahankan stabilitas operasional dengan mewujudkan pengangkutan batu bara yang aman dan terpercaya,” ujar Direktur Utama Mandiri Services Yenni Hamidah.
Grafik Saham MAHA

