Ruang Pertumbuhan Laba Besar, Saham BCA (BBCA) Ditargetkan Menuju Level Ini
JAKARTA, Investortrust.id – Panin Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) didukung konsistensi pertumbuhan kinerja keuangan bersamaan dengan peningkatan kualitas aset hingga September 2023. Target harya saham ini juga masih menggiurkan.
BCA mencatatkan lompatan laba bersih sebanyak 25,9% dari Rp 28,95 triliun menjadi Rp 36,44 triliun hingga September 2023. Sedangkan PPOP naik 19,1% dari Rp 39,57 triliun menjadi Rp 47,15 triliun.
Baca Juga
Sekuritas Ini Pertahankan Pilihan Teratas Saham BBCA, Berikut Faktor Penopangnya
Panin Sekuritas dalam riset terbarunya menyebutkan bahwa realisasi laba bersih BBCA September 2023 tersebut sudah berada di atas estimasi atau merefleksikan 76,2% dari target Panin Sekuritas dan 74,9% dari perkiraan consensus analis.
Sekuritas ini menyebutkan lompatan laba bersih tersebut ditopang pertumbuhan kredit yang terus menguat dan tetap berada diatas pertumbuhan industri. Kenaikan juga cost of credit yang masih relatif rendah sebesar 40bps hingga kuartal III-2023.
“Patut juga dicermati bahwa CIR perseroan meningkat ke 36,1% di kuartal III-2023, dibandingkan dengan kuartal II-2023 sekitar 31,2%didorong oleh ekspansi di IT,” tulis riset tersebut.
Baca Juga
Laba BRI (BBRI) Rp 43,99 Triliun hingga Kuartal III, Sahamnya Direkomendasikan Buy
Perbaikan kualitas aset ini mendorong perseroan untuk menurunkan guidance credit cost ke 40bps (sebelumnya: 50-60bps). Hal ini mendorong Panin Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA dengan targtet harga Rp10.000.
Target ini mempertimbangkan ruang perbaikan pertumbuhan kredit dan DPK, kualitas aset dan manajemen risiko yang baikterlihat dari penurunan LAR dan NPL, pertumbuhan mobile dan internet banking yang solid, serta tren penurunan restrukturisasi kredit.

