Tercepat, BEI Buka Kembali Perdagangan Saham Barito Renewables (BREN) Besok
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mulai perdangan sesi I, Rabu (29/5/2024). Berdasarkan data pembukaan suspensi ini tergolong paling cepat, dibandingkan saham emiten lainnya.
“Suspensi atas perdagangan saham BREN di pasar regular dan pasar tunia dibuka kembali mulai perdagangan sesi I pada 29 Mei 2024,” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Kusuma Ari A dalam penjelasan resminya di Jakarta, Selasa (28/5/2024).
Baca Juga
Melesat 1.342%, BEI Akhirnya Suspensi Transaksi Saham Emiten Prajogo Ini (BREN)
Berdasarkan data, suspensi saham BREN tergolong yang paling cepat dibuka oleh BEI. Padahal, suspensi saham BREN ini merupakan yang kedua kalinya setelah terjadi lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Bandingkan dengan saham lainnya, seperti PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) yang masih disuspensi hingga kini, meskipun sudah berminggu-minggu. Begitu juga saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) sempat disuspensi hampir satu bulan.
BEI sebelumnya menghentikan sementara perdagangan saham BREN untuk kedua kalinya dipicu lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Suspensi sejalan dengan lompatan harga dalam beberapa hari terakhir . Suspensi tersebut merupakan yang kedua dalam sebulan terakhir bagi BREN.
Baca Juga
Barito Renewables (BREN): Melesat 1.342% hingga Sahamnya Masuk FTSE Global Index
Emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini kini menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar BEI dengan nilai Rp 1.505,09 triliun. Nilai tersebut dicapai setelah emiten yang listing di BEI pada 9 Oktober 2023 mencatatkan lompatan harga dari Rp 780 menjadi Rp 11.250 atau melesart 1.342%.
FTSE sebelumnya mengumumkan saham BREN masuk dalam perhitungan FTSE Global Equity Index kapitalitalisasi pasar besar mulai Juni 2024. “Kami menyambut baik masuknya BREN dalam FTSE Global Equity Index. Hal ini tentunya merupakan bentuk dari kepercayaan pasar terhadap strategi bisnis jangka panjang perseroan siap mendukung transisi energi menuju net zero,” Corporate Secretary dan Direktur Barito Renewables (BREN) Merly.
Dia melanjutnya, penambahan BREN ke dalam FTSE Global Equity Index ini menegaskan komitmen BREN dan sejalan dengan pengembangan bisnis dan strategi perusahaan. Awal tahun ini, perseroan melalui Barito Wind berhasil menuntaskan akuisisi pembangkit listrik tenaga angin Sidrap 1 dengan kapasitas 75 MW.
Baca Juga
Lima Sahamnya Kembali Terbang, Kekayaan Prajogo Nyaris US$ 70 Miliar
Berkat kabar pembukaan kembali perdagangan saham BREN besok, empat saham emiten Prajogo Pangestu lainnya langsung melesat pada penutupan perdagangan hari ini. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat Rp 90 (8,33%) menjadi Rp 1.170.
Penguatan juga melanda saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencapai Rp 525 (7,24%) menjadi Rp 7.775, PT Petrosea Tbk (PTRO) menguat Rp 300 (3,77%) menjadi Rp 8.250, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik Rp 200 (2,26%) menjadi Rp 9.050.
Grafik Saham BREN

