Peluang Pelemahan IHSG Terbuka, BRI Danareksa Jagokan ADMR dan GOTO
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/5/2024), diproyeksikan bergerak menguji support 7.162. Hal ini diindikasikan pelemahan indeks kemarin.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan belum ada perubahan signifikan atas pola pergerakan IHSG. Meski demikian, pemodal disarankan untuk tetap mewaspadai pergerakan, apabila IHSG turun di bawah support 7.052.
Baca Juga
Siap-siap! Suspensi Saham Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) Dibuka Kembali
Sedangkan saham yang layak dicermati pada perdagangan hari ini adalah ADMR direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.460-1.600 dan GOTO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 76-81. Sebaliknya saham ENRG dan ESSA direkomendasikan jual.
Sedangkan bursa saham Wall Street semalam ditutup dalam rangka memperingati 'Memorial Day', tapi sebelumnya indeks juga Dow Jones naik tipis 0,011%, S&P500 menguat 0,70%, dan indeks Nasdaq melesat 1,10%.
Kemarin, IHSG BEI ditutup anjlok sebanyak 45,96 poin (0,64%) menjadi 7.176,42. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,31 triliun.
Baca Juga
Pasar Eropa Menguat, Bursa AS Tutup karena Libur ‘Memorial Day’
Terkiat koreksi IHSG kemarin dipicu atas penurunan empat saham emiten bank papan atas, yaitu saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Koreksi indeks juga dipicu atas penurunan empat saham emiten milik Prajogo Pangestu, yaitu saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 8,86% menjadi Rp 1.080, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) anjlok 10,49% menjadi Rp 7.250, PT Petrosea Tbk (PTRO) anjlok 11,17% menjadi Rp 7.950, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melemah 2,48% menjadi Rp 8.850.
Sebaliknya tiga saham ini justru berhasil cetak penguatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) menguat Rp 260 (25%) menjadi Rp 1.300, PT Link Net Tbk (LINK) melesat Rp 215 (24,86%) menjadi Rp 1.080, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
Rp 2.100 (19,91%) menjadi Rp 12.650.
Grafik IHSG

