Peluang Penguatan IHSG Terbuka, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan SMIL dan SRTG
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/5/2024), berpotensi rebound menguji level resisten 7.247-2.766.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan, meski berpotensi rebound, trend bearish atas IHSG belum berakhir hingga kini. Tetap ada potensi penurunan menuju support 7.014 dan 6.893, jikan tidak mampu tembus resisten 7.266.
Baca Juga
Wall Street Bergairah: Tiga Indeks Utama Cetak Rekor, S&P 500 Tembus Level 5.300
Sedangkan saham yang layak direkomendasikan beli hari ini adalah saham SMIL dengan target harga Rp 164-173 dan SRTG dengan target harga Rp 1.650-1.715. Sebaliknya saham EMTK dan HRUM direkomendasikan jual.
IHSG kemarin ditutup melesat 96,07 poin (1,36%) menjadi 7.179,83. Meski demikian pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 136,09 miliar. Net Sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 319,03 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 132,33 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 123,47 miliar.
Baca Juga
Lompatan indeks kemarin didukung penguatan saham-saham emiten Prajogo Pangestu, seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).
Lompatan IHSG juga ditopang penguatan saham sektor bank, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BBRI).

