Laba PMMP Afiliasi Kaesang Pangarep Anjlok 35% di Kuartal I-2024
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan pengolahan udang beku yang terafiliasi dengan Kaesang Pangarep, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) melaporkan kinerja keuangan periode kuartal I-2024, dengan meraih laba komprehensif tahun berjalan US$ 1,66 juta atau sekitar Rp 26,46 miliar (kurs 15.853 per dolar AS)
Perolehan laba tersebut mengalami penurunan sebesar 35,95% secara year on year (yoy). Pada periode yang sama tahun sebelumnya laba komprehensif tahun berjalan yang dicatatkan sebesar US$ 2,60 juta.
Berdasarkan laporan kinerja interim kuartal I-2024 yang dirilis Perseroan, Senin (27/5/2024) disebutkan, penurunan laba bersih sejalan dengan perolehan penjualan bersih yang merosot 10,10% menjadi US$ 49,16 juta atau sekitar Rp 786,52 miliar di kuartal I-2024, dibanding US$ 55,18 juta per pada kuartal I-2023.
Baca Juga
Saham Udang (PMMP) Milik Kaesang Pangarep Melesat 15,09% Usai Pilpres
Sementara beban pokok penjualan menurun menjadi US$ 41,13 juta di kuartal I-2024 dari sebesar US$ 43,90 juta pada kuartal I-2023. Alhasil laba kotor yang dicatatkan turun menjadi US$ 8,47 juta dari sebesar US$ 11,28 juta.
Kemudian, jumlah pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau EBITDA tercatat anjlok menjadi US$ 1,66 juta dari posisi US$ 3,86 juta di kuartal I-2023.
Dari sisi neraca, terlihat kenaikan menjadi US$ 315,34 juta di kuartal I-2024, dibanding periode 31 Desember 2023 yang tercatat sebesar US$ 299,72 juta.
Total liabilitas juga mengalami kenaikan menjadi sebesar US$ 227,26 juta di kuartal I-2024 dibanding posisi kuartal I-2023 yang tercatat sebesar US$ 218,39 juta. Kemudian jumlah ekuitas naik menjadi sebesar US$ 88,07 juta dari posisi US$ 81,32 juta per 31 Desember 2023.
Baca Juga
Private Placement PMMP Rampung, Saham Kaesang Pangerep Terdilusi Jadi Segini
Sebagai catatan, Kaesang Pangerep menggenggam saham PMMP melalui PT Harapan Bangsa Kita, dengan jumlah kepemilikan sebesar 7,27%. Pemegang saham PMMP lainnya yaitu PT Tiga Makin Jaya memiliki saham sebesar 39,09%, Soesilo Soebardjo memiliki saham sebesar 22,41%, Martinus Soesilo memiliki saham sebesar 7,73%.
Sementara, Hirawan Tedjokoesoemo memiliki saham sebesar 0,77%, dan pemegang saham publik sebesar 22,30%.
Sebelumnya Perseroan mengumumkan rencana Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Dalam rangka rights issue ini, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan sebanyak 905,90 juta lembar saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham.
Sekretaris Perusahaan PT Panca Mitra Multiperdana Tbk Christian Jonathan Sutanto menjelaskan, harga pelaksanaan rencana rights issue akan ditetapkan dan diumumkan dalam prospektus PMHMETD tersebut dalam waktu dekat.
Pergerakan Harga Saham PMMP secara Ytd:

