IHSG Berpotensi Rebound, Simak 6 Saham Rekomendasi BNI Sekuritas
JAKARTA, investortrust.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) disebut-sebut berpotensi rebound kembali ke level 7.130. Kemarin, IHSG ditutup turun 0,99% disertai net sell asing Rp 667 miliar, dengan saham paling banyak dijual asing adalah GOTO, BBCA, BBRI, INCO, dan SMGR.
“Hari ini IHSG berpotensi tes support di 7.080. Jika kuat di area tersebut, IHSG berpotensi rebound kembali ke 7.130. Level support IHSG berada di 7.030-7.080 dan level resistance IHSG berada di kisaran 7.130-7.180,” terang Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman secara tertulis, Selasa (12/12/2023).
Kemarin, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,43%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 0,39%, sementara indeks Nasdaq menguat 0,2%. Menurut Fanny, investor menanti data inflasi AS untuk November 2023 yang akan dirilis malam ini yang diperkirakan sebesar 3,1% (yoy).
“Selain itu investor juga menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve yang akan rilis besok (waktu AS) atau Kamis dini hari waktu Indonesia yang diperkirakan akan tetap,” sambung Fanny
Di sisi lain, bursa di kawasan regional Asia Pasifik kemarin mencatat pergerakan beragam. Nikkei mencatat penguatan signifikan sebesar 1,5% karena adanya ekspektasi bahwa Bank Sentral Jepang tidak akan menaikkan suku bunga minggu depan.
Bursa China juga mencatat kenaikan yang cukup signifikan. Namun di sisi lain Hang Seng dan BEI melemah. Inflasi China pada November 2023 sebesar -0,5% (yoy), lebih dalam dari ekspektasi, penurunan terdalam sejak November 2020. Hari ini Philipina akan menyampaikan neraca perdagangan periode Oktober 2023.
Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Selasa (12/12):
1. JSMR: Buy on Weakness
Area beli di Rp 4.700, cut loss jika break di bawah Rp 4.670. Jika tidak break di bawah Rp 4.670, potensi naik dengan area jual di Rp 4.930-5.050 dalam jangka pendek.
2. MAPA: Speculative Buy
Area beli di Rp 790, cut loss jika break di bawah Rp 775. Jika tidak break di bawah Rp 790, potensi naik dengan area jual di Rp 805-830 dalam jangka pendek.
3. DRMA: Speculative Buy
Area beli di Rp 1.480, cut loss jika break di bawah Rp 1.440. Jika tidak break di bawah Rp 1.480, potensi naik dengan area jual di Rp 1.530-1.560 dalam jangka pendek.
4. RAJA: Sell on High
Area jual di Rp 1.500-1.660. Hati-hati jika tidak break di atas Rp 1.660, potensi koreksi dengan target penurunan di sekitar level Rp 1.330-1.390.
5. KLBF: Speculative Buy
Area beli di Rp 1.630, cut loss jika break di bawah Rp 1.590. Jika tidak break di bawah Rp 1.590, potensi naik dengan area jual di Rp 1.670-1.700 dalam jangka pendek.
6. BRPT: Buy on Weakness
Area beli di Rp 1.700, cut loss jika break di bawah Rp 1.630. Jika tidak break di bawah Rp 1.630, potensi naik dengan area jual di Rp 1.750-1.800 dalam jangka pendek.
(CR-10)

