IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Simak 3 Rekomendasi Saham dari Pilarmas Investindo Sekuritas
JAKARTA, investortrust.id - Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksi bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.000– 7.140.
“Hati hati, ada potensi koreksi ya,” urai Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam riset hariannya, Rabu (8/1/2025).
Pilarmas mencermati bahwa pelaku pasar dan investor kembali memikirkan peluang terkait dengan kenaikkan inflasi dan mundurnya pemangkasan tingkat suku bunga yang diasumsikan akan terjadi pada bulan Juli mendatang. Hal ini dinilai membuat imbal hasil obligasi US Treasury 10y mengalami kenaikan hingga ke level 4,69%, sebuah level untuk dapat masuk melakukan akumulasi, dimana menurut Pilarmas level yang cukup nyaman untuk mulai kembali masuk adalah 4,85%.
“Hal ini tentu saja telah membuat imbal hasil obligasi dalam negeri pun mengalami kenaikkan, yang diproyeksikan akan mengikuti pergerakan imbal hasil obligasi US Treasury semalam,” terangnya.
Baca Juga
Dari Eropa, CPI MoM mengalami kenaikkan dari sebelumnya -0.3% menjadi 0.4%, begitupun dengan YoY yang mengalami kenaikkan dari sebelumnya 2.2% menjadi 2.4%, namun CPI Core YoY berada di level yang sama 2.7%. Unemployment Rate sendiri juga tidak begerak masih di 2.7%.
Pilarmas Investindo Sekuritas menilai, kenaikkan inflasi sejauh ini masih cukup jauh dengan tingkat suku bunga Bank Sentral Eropa. Meskipun demikian, apabila inflasi kembali terus bergerak kenaikkan, maka ada kemungkinan probabilitas penurunan tingkat suku bunga Bank Sentral Eropa juga pasti akan berkurang.
Dari dalam negeri, Pemerintah Indonesia menyambut positif pengumuman Brasil, yang akan memimpin BRICS pada 2025, terkait keanggotaan penuh Indonesia di organisasi tersebut. Langkah ini mencerminkan peran proaktif Indonesia dalam isu-isu global, serta komitmen untuk memperkuat kerja sama multilateral demi menciptakan tatanan dunia yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Indonesia melihat keanggotaan ini sebagai upaya strategis untuk mempererat kerja sama dengan negara-negara berkembang berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga
IHSG Ditutup Berbalik Naik Tipis, Saham INDX dan PZZA Cetak ARA
Kendati demikian, kabar ini juga memberikan kekhawatiran bagi pasar, di mana di tahun ini Amerika Serikat mulai dipimpin oleh Presiden baru yaitu Donald Trump. Berdasarkan kepemimpinan Trump dan janjinya saat kampanye, tensi perdagangan akan mulai memanas antara Amerika Serikat dan Tiongkok.
“Hal ini dikhawatirkan juga akan berdampak pada negara–negara yang tergabung di dalam BRICS tak terkecuali Indonesia. Di mana China merupakan salah satu negara penginisiasi pembentukan BRICS,” paparnya.
Berikut rekomendasi teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
Support: 8.575
Resistance: 9.000
Target harga: 8.950
PT Mayora Indah Tbk (MYOR)
Support: 2.670
Resistance: 2.760
Target harga: 2.740
PT United Tractors Tbk (UNTR)
Support: 25.100
Resistance: 26.225
Target harga: 26.200

