IHSG Berpotensi Melemah Terbatas, Simak Saham Pilihan Pilarmas Sekuritas Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksi indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance di level 7.675– 7.830, pada hari ini, Senin (28/10/2024).
Sementara itu, Pilarmas mencermati bahwa pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi sentimen IMF yang mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Tiongkok melalui kebijakan fiskal, masih belum cukup untuk mengatasi risiko deflasi yang menekan negara tersebut.
Stimulus dinilai hanya mampu memberikan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,8% pada tahun ini, sehingga apabila ingin mendapatkan pertumbuhan ekonomi lebih banyak maka, China harus memberikan stimulus yang lebih besar untuk mengatasi penurunan harga properti dan memberikan tindakan tegas bagi developer yang layak dan tidak layak.
China dinilai perlu mengalokasikan sekitar 5% dari GDP untuk menstabilkan krisis perumahan yang terjadi saat ini, atau setara dengan Rp 6,3 triliun Yuan atau US$ 885 miliar yang dapat diberikan selama empat tahun untuk dapat mereformasi pertumbuhan ekonomi China.
Baca Juga
Emas Batangan Antam Melorot Rp 7.000, Dibanderol Rp 1.527.000 per Gram
“Saat ini pelaku pasar dan investor tengah terfokus kepada pertemuan China’s National People’s Congress Standing Committee yang akan diadakan pada tanggal 4– 8 November 2024. Hal ini menjadi sangat penting, karena sejauh apa Tiongkok akan melakukan segalanya untuk perekonomiannya untuk bisa bangkit dari keterpurukan,” ulas Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam riset hariannya, Senin (28/10/2024).
Dari Amerika, data Conf. Board Consumer Confidence yang diproyeksikan mengalami kenaikkan, hingga data pertumbuhan ekonomi Amerika kuartal ke tiga, GDP Annualized QoQ yang diproyeksikan masih sama dengan kuartal ke dua dikisaran 3%, namun GDP Price Index diproyeksikan mengalami penurunan dari sebelumnya 2,5% menjadi 2,1% - 2,3% akan menjadi data yang dicermati investor. PCE Price Index MoM diproyeksikan mengalami kenaikkan, namun YoY mengalami penurunan dari sebelumnya 2,2% menjadi 2% - 2,1%.
“Hal ini tentu saja akan memicu volatilitas di pasar, karena data ini akan menjadi data yang sangat penting, sebelum The Fed akan mengadakan pertemuan. Data ketenagakerjaan, seperti Initial Jobless Claims diproyeksikan mengalami kenaikkan dari sebelumnya 227.000 menjadi 232.000 di mana tekanan pemutusan hubungan kerja yang meningkat menjadi perhatian pelaku pasar dan investor,” tuturnya.
Baca Juga
Pilarmas juga mencermati bahwa sentimen dalam negeri yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini adalah Bank Indonesia (BI) yang memutuskan untuk memperpanjang kebijakan down payment (DP) 0% untuk kredit pemilikan rumah (KPR) dan apartemen (KPA) hingga akhir 2025.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengumumkan bahwa ketentuan Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) properti sebesar 100% akan tetap berlaku, memungkinkan pembeli properti tidak perlu membayar DP.
Kebijakan ini juga berlaku untuk kredit kendaraan bermotor. Langkah ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan mendorong penciptaan lapangan kerja di sektor properti.
Pilarmas menilai, langkah Bank Indonesia sangat tepat mengingat perekonomian dalam negeri saat ini cukup terkontraksi dengan menurunnya daya beli sehingga perpanjangan stimulus ini dapat menjadi suntikan lanjutan untuk menahan guncangan ketidakpastian perekonomian global.
“Kebijakan ini sekaligus dapat melengkapi sentiment positive sektor property dan automotive ditengah potensi pemangkasan tingkat suku bunga,” pungkasnya.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Support: 132
Resistance: 153
Target harga: 150
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES)
Support: 910
Resistance: 945
Target harga: 940
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
Support: 4.280
Resistance: 4.570
Target harga: 4.530.

