IHSG Berpotensi Menguat, Pantau Tiga Saham Pilihan Pilarmas Investindo Sekuritas Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksi bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (7/10/2024), berpotensi menguat terbatas dengan level pergerakan support dan resistance di level 7.465– 7.675.
“Secara teknikal analisa, pelemahan IHSG ini sudah berada di titik oversold, sehingga ada ruang untuk penguatan,” tulis Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam riset hariannya, Senin (7/10/2024).
Baca Juga
IHSG bisa Memantul dari Area Support, Saham PGEO dan SILO Layak Dilirik
Nico mencermati pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi data ekonomi Amerika yaitu US Change in Nonfarm Payrolls yang catatkan kenaikan dari sebelumnya 159k menjadi 254k. Kenaikan tersebut dinilai drastic di tengah situasi dan kondisi yang penuh kekhawatiran akan pendinginan tenaga kerja yang membuat pelaku pasar dan investor khawatir.
“Selain itu US Change in Manufact. Payrolls juga mulai membaik, dari sebelumnya -27k menjadi -4k, begitupun dengan US Change in Private Payrolls yang naik dari sebelumnya 114k mejadi 223k. Hal ini yang pada akhirnya telah membuat level pengangguran mengalami penurunan dari sebelumnya 4.2% menjadi 4.1%. Potensi soft landing pun menghiasi hati pelaku pasar dan investor, serta memberikan keyakinan bagi The Fed dapat memangkas tingkat suku bunga dengan tenang pada bulan November,” tuturnya.
Leboh lanjut, inflasi bulanan AS diproyeksikan mengalami penurunan dari sebelumnya 0.2% menjadi 0.1%, begitupun dengan YoY yang diproyeksikan turun dari sebelumnya 2.5% menjadi 2.2% - 2.4%. Sedangkan inflasi inti diproyeksikan turun dari sebelumnya 0.3% menjadi 0.1% - 0.2% MoM, namun untuk YoY diproyeksikan masih sama di 3.2%. Selain data inflasi, data PPI Final Demand MoM dan YoY juga diproyeksikan mengalami penurunan sebanyak 0.1% - 0.2%.
“Setelah data inflasi, tentu saja FOMC Meeting Minutes akan mencuri perhatian penuh pelaku pasar dan investor, terhadap bagaimana sikap dan pandangan dari The Fed sebelumnya dan bagaimana kira kira gambaran akan pertemuan berikutnya yang terjadi pada tanggal 8 November mendatang, tiga hari setelah pemilu Amerika yang diadakan pada tanggal 5 November,” terangnya.
Baca Juga
Sedangkan dari pasar China, data penting yang dipantau adalah Foreign Direct Investment yang diharapkan mengalami kenaikkan dari sebelumnya turun hingga -31.5%. Terlebih lagi dengan adanya stimulus yang diberikan oleh Bank Sentral China dan pemerintah, tentu telah mendorong capital inflow untuk kembali masuk ke Tiongkok. Kemudian, data PPI YoY juga diproyeksikan mengalami penurunan sedangkan CPI YoY diproyeksikan mengalami kenaikkan, meskipun tipis.
Terakhir, dari data dalam negeri, data Cadangan Devisa, Consumer Confidence Index dan penjualan kendaraan bermotor akan mempengaruhi pergerakan IHSG pada hari ini. Meskipun secara dampak tidak terlalu besar, namun Consumer Confidence Index diharapkan menjadi harapan pendorong bagi pasar yang terus mengalami pelemahan.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
PT Elnusa Tbk (ELSA)
Support : Rp 494
Resistance : Rp 540
Target harga: Rp 525
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
Support : Rp 3.110
Resistance : Rp 3.220
Target harga: Rp 3.200
PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)
Support : Rp 640
Resistance : Rp 775
Target harga: Rp 755

