Merdeka Battery (MBMA) Kucurkan Pinjaman ke Anak Usaha US$ 150 Juta
JAKARTA, investortrust.id - PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengucurkan fasilitas pinjaman untuk anak usahanya, PT Merdeka Industri Anantha (MIA), sebesar US$ 150 juta.
Sekretaris Perusahaan PT Merdeka Battery Materials Tbk, Deny Greviartana Wijaya, menyampaikan, nilai komitmen pinjaman yang akan dikucurkan ke anak usaha tersebut meningkat dari sebelumnya senilai US$ 100 juta.
“Penandatanganan Addendum Pertama atas Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara Perseroan dan PT Merdeka Industri Anantha dilakukan tanggal 17 Mei 2024,” urai Deny dalam keterbukaan informasi yang dilansir, Rabu (22/5/2024).
Baca Juga
Terhadap setiap pembiayaan yang masih terutang yang diberikan oleh Perseroan kepada MIA, dikenakan bunga sebesar penjumlahan dari: (i) Secured Overnight Financing Rate (sebagaimana didefinisikan dalam Perjanjian) untuk setiap Periode Bunga (sebagaimana didefinisikan dalam Perjanjian) dan sebesar 4,75% per tahun.
Adapun jangka waktu fasilitas pinjaman diberikan hingga 1 tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis Perseroan dan MIA.
Lebih lanjut dikatakan, dengan memberikan pinjaman kepada anak usaha tersebut, MBMA berharap dapat memberikan dampak positif kepada Perseroan yang pada akhirnya dapat menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham Perseroan secara tidak langsung.
Baca Juga
Merdeka Battery (MBMA) Mendadak Bangkit, Bagaimana Prospek Sahamnya?
Terkait kinerja MBMA, sepanjang tahun 2023, Perseroan mencatatkan penurunan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 68% menjadi Rp 6,92 juta pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 21,66 juta.
Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan pendapatan yang justru melesat. Pendapatan perseroan melesat 191% dari US$ 455,73 juta menjadi US$ 1,32 miliar.
Pergerakan Harga Saham MBMA secara Ytd:

