Merdeka Battery (MBMA) Raih Pinjaman US$ 100 Juta dari Induk Usaha, Berikut Penggunaannya
JAKARTA, investortrust.id – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengucurkan pinjaman senilai US$ 100 juta kepada anak usahanya PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA). Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendanai operasional MBMA.
Baca Juga
MDKA Buka-bukaan Soal Potensi Pergeseran Sumber Pendapatan, Apa Itu?
Merdeka Battery (MBMA) menyebutkan dukungan pendanaan dari induk usaha tersebut akan digunakan tidak terbatas pada modal kerja, pengeluaran modal, dan operasional perseroan. Dana juga digunakan untuk mendukung kegiatan anak-anak usaha perseroan.
Terkait Keputusan memilih pinjaman affiliasi, manajemen MBMA menyebutkan, proses pencairan lebih cepat, dibandingkan dengan pinjaman pihak ketiga. Perseroan juga tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk proses administrasi daan tidak perlu adanya jaminan.
Baca Juga
“Pinjaman dana bersifat revolving credit facility ini berjangka waktu lima tahun terhitung sejak tanggal efektif perjanjian. Sedangkan tingkan bunga mencapai SOFR+5,50% per tahun,” tulis manajemen Merdeka Battery dalam penjelan resmi di Jakarta, Rabu (20/12/2023).
Berdasarkan data, MDKA melalui PT Merdeka Energi Nusantara bertindak sebagai pemegang 50,04% saham MBMA. Sisanya dikuasai Garibaldi Thohir sebanyak 8,46%, Huayong International (Hong Kong) Ltd mencpai 7,55%, Winarto Kartono sebanyak 2,19%, dan PT Alam Permai mencapai 5,43%. Sedangkan sisanya 26,33% dikuasai pemegang saham public.

