IHSG Kembali Anjlok 80 Poin, Saham Bank Papan Atas Turun kian Dalam
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/5/2024), kembali terjerembab dengan koreksi sebanyak 80,65 poin (1,11%) menjadi 7.186,04. Koreksi ini merupakan yang kedua dalam dua hari berturut-turut.
Pemicu utama koreksi indeks datang dari pelemahan saham sektor keuangan 1,54%, sektor consumer primer 1,62%, sektor properti 1,17%, sektor kesehatan 1,31%, dan sektor teknologi 0,93%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham dengan penguatan adalah transportasi 0,67%.
Baca Juga
Realisasi Laba Sesuai Estimasi, Begini Target Saham Bank Syariah (BRIS)
Pelemahan utama indeks dipicu atas anjloknya saham bank papan atas, seperti saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 4,74% Menjadi Rp 6.025, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) anjlok 4,22% menjadi Rp 4.770, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terkoreksi 2,90% menjadi Rp 4.680, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,06% menjadi Rp 9.375, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) melemah 4,45% menjadi Rp 2.360.
Sebaliknya kelima saham emiten Prajogo Pangestu justru berhasil menguat, seperti saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Petrosea Tbk (PTRO). Penguatan tersebut menjaga kejatuhan indeks lebih dalam.
Meski IHSG jatuh, beberapa saham berikut justru berhasil cetak lompatan harga. Di antaranya, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) justru melesat Rp 26.100 (20%) ke level tertinggi baru atau menjadi saham termahal di BEI mencapai Rp 156.600.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) naik Rp 24 (17,02%) menjadi Rp 165, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp 190 (15,70%) menjadi Rp 1.400, dan PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) naik Rp 12 (15%) menjadi Rp 92.
Sebaliknya pelemahan paling dalam melanda saham PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) melemah Rp 35 (34,65%) menjadi Rp 66, PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) turun Rp 30 (27,78%) menjadi Rp 78, PT Hillcon Tbk (HILL) anjlok Rp 800 (25%) menjadi Rp 2.400, dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) melemah Rp 20 (24,69%) menjadi Rp 61.
Grafik IHSG dan Lima Saham Bank Besar
