IHSG Awal Transaksi Melesat 24 Poin, Saham Bank Papan Atas Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/2/2024), begerak menguat di sebanyak 24 poin (0,32%) menjadi 7.225 pada awal perdagangan.
Penguatan tersebut didukung kenaikan saham sektor material dasar, sektor konsumer non primer, sektor keuangan, dan sektor kesehatan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor infrastruktur, teknologi, dan konsumer primer.
Baca Juga
Harga Batu Bara Coking Naik, Target Harga dan Kinerja Adaro Minerals (ADMR) Direvisi
Sedangkan saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) menjadi saham paling cuan dengan penguatan mencapai Rp 56 (21,37%) menjadi Rp 318. Bahkan, saham ini sempat tembus ARA level Rp 326.
Penguatan juga melanda saham PT SLJ Global Tbk (SULI) naik Rp 10 (8,13%) menjadi Rp 133. Lompatan harga juga dicatatkan saham bank-bank besar, seperti saham BMRI, BBNI, BBRI, hingga BBCA.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam awal transaksi, yaitu saham PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD), PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), dan PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS).
Baca Juga
Pertumbuhan Kuat Diprediksi Berlanjut, Target Saham Bank Mandiri (BMRI) Direvisi Naik
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah 6,24 poin (0,09%) menjadi 7.201.70 dengan realisasi pembelian bersih bersih (net buy) saham senilai Rp 885,61 miliar oleh investor asing.
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 543,63 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 194,30 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 103,48 miliar.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup menguat dengan kenaikan tertinggi melanda Nasdaq sebanyak 1,30%, disusul indeks S&P500 menguat 1,25%, dan indeks Dow Jones naik 0,97%.

