Top 10 Broker Sepekan, Mansek Teratas dengan Nilai Transaksi Saham Rp 12,77 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Mandiri Sekuritas (Mansek) menjadi jawara broker, dengan nilai transaksi saham terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan terakhir, periode 13-17 Mei 2024.
Anak usaha Bank Mandiri tersebut menghimpun nilai transaksi Rp 12,77 triliun atau sekitar 9,47% dari total nilai transaksi saham selama sepekan di BEI.
Sedangkan dari sisi volume, Mansek broker dengan kode CC tersebut mencatat sebanyak 11,33 miliar saham ditransaksikan untuk sebanyak 786 juta kali transaksi.
Baca Juga
PT CGS International Sekuritas Indonesia (YU) berada di posisi runner up dengan nilai transaksi saham sebesar Rp 11,50 triliun. Sedangkan volume perdagangan yang dicatatkan sebanyak 9,83 miliar lembar saham. Namun, YU tidak masuk top 10 broker untuk jumlah frekuensi transaksi sepekan.
Posisi ketiga milik PT J.P. Morgan Sekuritas Indonesia (BK) dengan menghimpun nilai transaksi Rp 10,75 triliun. Angka tersebut mencerminkan 7,97% dari nilai transaksi BEI selama sepakan.
Broker asal negeri jiran lainnya yaitu PT Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) diposisi keempat, dengan mencatat nilai transaksi Rp 10,71 triliun.
Bertengger di posisi kelima PT UBS Sekuritas Indonesia (AK), mencatat nilai transaksi saham sebesar Rp 10,36 triliun.
Dibawahnya merupakan broker asal Korea Selatan, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) yang mencatat nilai transaksi Rp 6,24 triliun. Meski begitu, secara volume dan frekuensi transaksi YP menjadi yang teratas sebanyak 12,03 miliar lembar saham dan 1,06 miliar kali transaksi selama sepekan.
Baca Juga
Posisi ketujuh milik broker lokal lainnya, PT Semesta Indovest Sekuritas (MG) dengan menghimpun nilai transaksi sebesar Rp 4,04 triliun. Disusul PT Indo Premier Sekuritas (PD) di tempat delapan dengan nilai transaksi Rp 3,76 triliun.
Kemudian posisi sembilan ditempati PT BCA Sekuritas (SQ) dengan nilai transaksi Rp 3,41 triliun. Posisi kesepuluh milik PT Pacific Sekuritas Indonesia (AP) yang menghimpun transaksi senilai Rp 3,37 triliun selama sepekan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), selama periode tanggal 13 sampai dengan 17 Mei 2024, mayoritas indikator perdagangan ditutup pada zona positif.
P.H. Sekretaris Perusahaan BEI, Aulia Noviana Utami Putri mengatakan, peningkatan tertinggi selama sepekan terjadi pada rata-rata nilai transaksi saham, yaitu sebesar 13,79% menjadi Rp 13,48 triliun dari Rp 11,85 triliun pada penutupan pekan yang lalu.
Peningkatan pada pekan ini turut terjadi pada kapitalisasi pasar, yaitu sebesar 4,24% menjadi Rp 12.420 triliun dari Rp 11.915 triliun pada pekan sebelumnya.
“Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini mengalami peningkatan sebesar 3,22% menjadi berada pada level 7.317,238 dari 7.088,795 pada penutupan pekan yang lalu,” urai Aulia dalam keterangan tertulis dikutip, Minggu (19/5/2024).
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 0,76% menjadi 1,11 juta kali transaksi dari 1,10 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Sedangkan rata-rata volume transaksi harian selama sepekan mengalami penurunan sebesar 1,34% menjadi 18,74 miliar lembar saham dari 18,99 miliar lembar saham dari penutupan pekan lalu.
Adapun pergerakan investor asing pada Jumat (17/5/2024), mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 869,15 miliar dan sepanjang tahun 2024 investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 41,98 miliar.
Pergerakan IHSG sepekan terakhir:

