Top Broker Sepekan, Mansek Himpun Nilai Transaksi Rp 8,24 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham bergerak di zona hijau selama sepekan terakhir, 13 – 17 November 2023. Tercermin dari posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat 2,47% ke level 6.977,668 dari level 6.809,263 pada pekan lalu.
Penguatan IHSG sejalan dengan kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI), mengalami kenaikan sebesar 3,27% menjadi Rp 11.040 triliun dari Rp 10.690 triliun pada pekan sebelumnya.
Gerak naik IHSG dipicu oleh ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed yang condong dovish, seiring indikasi penurunan inflasi di negeri Paman Sam. Selain itu kinerja korporasi yang diyakini tumbuh positif pada akhir tahun 2023, turut mendorong minat beli pemodal.
Baca Juga
Bank Mandiri dan Jaringan Prima Gelar Program UMKM Merah Putih
Langkah investor yang mulai optimistis, berdampak pada aktivitas transaksi para broker. Terpantau dari nilai transaksi top 10 broker, tercatat mengalami kenaikan nilai transaksi selama sepekan terakhir, dibanding pekan sebelumnya.
PT Mandiri Sekuritas Indonesia (CC) atau Mansek tercatat menempati Top 1 Broker dengan nilai transaksi saham terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI), periode 13 – 17 November 2023.
Anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tersebut mencatat nilai transaksi saham sebesar Rp 8,24 triliun selama seminggu.
Sebagai top broker sepekan, frekuensi transaksi broker berkode CC tercatat mencapai 757,73 juta kali transaksi dan volume sebesar 13,40 miliar lembar saham.
Berdasarkan data BEI, top 10 broker dengan nilai transaksi terbesar sepekan terakhir, didominasi broker asing sebanyak 7 broker.
Baca Juga
Top 10 Broker, Nikko Sekuritas Dominasi Transaksi Saham Sepekan
Selain PT Mandiri Sekuritas (CC), broker lokal yang masuk dalam top 10 adalah PT Indo Premier Sekuritas (PD) di posisi 7, dan PT Semesta Indovest Sekuritas (MG) diposisi ke-8.
Posisi kedua ditempati PT UBS Sekuritas Sekuritas Indonesia (AK) dengan nilai transaksi Rp 6,68 triliun selama sepekan, frekuensiya sebesar 393,17 juta kali dan volume sebanyak 6,50 milliar lembar saham.
PT Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) yang pada pekan sebelumnya di juara 4 harus puas turun kelas ke tempat ketiga pekan ini, dengan nilai transaksi Rp 6,39 triliun. Frekuensi broker ini tercatat 317,04 juta kali dan volume sebanyak 5,26 miliar saham ditransaksikan
Posisi keempat dipegang oleh CSG-CIMB Sekuritas Indonesia dengan nilai transaksi Rp 5,66 triliun, frekuensi 218,42 juta kali transaksi, volume 9,18 miliar lembar saham.
Sedangkan ditempat kelima diisi oleh JP Morgan Sekuritas Indonesia dengan nilai transaksi Rp 5,13 triliun, frekuensi sebanyak 255,44 juta kali transaksi dan volume 3.69 miliar lembar saham.
PT Mirae Asset Sekuritas (YP) bertengger diposisi ke-6 top broker dengan nilai transaksi Rp 4,91 triliun, kemudian PT Indo Premier Sekuritas diposisi ke-7 dengan nilai transaksi saham Rp 2,93 triliun. Posisi ke-8 ditempati broker lokal lainnya PT Semesta Indovest Sekuritas dengan nilai transaksi Rp 2,77 triliun.
Baca Juga
Top Broker Pekan Ini, CGS-CIMB Sekuritas Catat Nilai Transaksi Rp 10,51 Triliun
Diposisi ke-9 dengan nilai transaksi Rp 2,68 triliun ditempati oleh KB Valbury Sekuritas Indonesia (CP). Sedangkan posisi ke-10 diduduki oleh PT Macquarie Sekuritas Indonesia (RX) dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,65 triliun.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmadi mengatakan, tidak semua indikator perdagangan menguat sepekan terakhir.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukan, penurunan terjadi pada rata-rata volume transaksi harian saham sebesar 11,35% selama sepekan, yaitu menjadi 16,94 miliar lembar saham dari 19,11 miliar lembar saham pada pekan lalu.
‘’Rata-rata nilai transaksi harian saham selama sepekan mengalami penurunan sebesar 32,42% menjadi sebesar Rp 8,63 triliun dari Rp 12,77 triliun pada sepekan yang lalu,’’ papar Kautsar dalam keterangan yang dikutip, sabtu (18/11/2023).
Kemudian, perubahan sebesar 3,45% terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian saham selama sepekan, menjadi 1.076.690 kali transaksi dari 1.115.185 kali transaksi pada pekan lalu.

