Meski Net Sell Berlanjut Rp 769,61 Miliar, Asing Terpantau mulai Masuk Saham Bank
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 769,61 miliar, seiring penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/5/2024), sebanyak 15,5 poin (0,22%) menjadi 7.083,76.
Meski net sell masih melanda, beberapa saham perbankan mulai mencatatkan pembelian bersih (net buy), seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 94,47 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 40,38 miliar. Sedangkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) masih lanjut dilepas asing dengan nilai cenderung turun Rp 231,39 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak Rp 207,32 miliar.
Baca Juga
Ekonom PermataBank Prediksi Ekonomi Nasional Tumbuh 5,07% di Tahun Ini
Berlanjutnya net sell saham hingga hari ini menjadikan total penjualan bersih saham oleh pemodal asing year to date meningkat menjadi Rp 1,31 triliun.
Sedangkan hari ini, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) justru kian membara dengan keberhasilan meraih predikat sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga di BEI. Raihan tersebut digapai setelah harga sahamnya ditutup melesat Rp 375 (4,66%) ke level penutupan tertinggi baru sepanjang masa Rp 8.425.
Baca Juga
BEI Sanksi 145 Emiten yang Belum Setor Laporan Keuangan Kuartal I-2024
Sedangkan pelemahan indeks hari ini dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor industry 1,41%, sektor teknologi 1,14%, sektor energi 0,97%, sektor transportasi 0,50%, dan sektor material dasar 0,43%. Penguatan hanya melanda saham sektor consumer non primer, kesehatan, dan properti.
Saat IHSG melemah, saham PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) justru cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA) Rp 21 (35%) menjadi Rp 81, PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) naik Rp 43 (29,66%) menjadi Rp 188, PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) naik Rp 40 (28,37%) menjadi Rp 181, PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) naik Rp 18 (23,38%) menjadi Rp 95.

