Pefindo Optimistis Penerbitan Surat Utang Korporasi Semarak, Ini Katalisnya
JAKARTA, investortrust.id - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyampaikan beberapa faktor pendorong yang bisa menjadi katalis positif penerbitan surat utang tahun 2024.
Chief Economist Pefindo, Suhindarto mengatakan, salah satu pendorong penerbitan obligasi adalah kebutuhan pelunasan (refinancing) yang lebih tinggi, terindikasi dari nilai surat utang yang jatuh tempo di 2024 sebesar Rp 150,5 triliun. Angka tadi lebih tinggi dari nilai surat utang yang jatuh tempo pada 2023 sebesar Rp 126,9 triliun.
Selain itu, dia menyebut aktivitas pada sektor riil masih terjaga, serta dorongan dari aktivitas kampanye menjelang pemilu serentak membuat permintaan tetap kuat dan stabil.
“Hal ini akan membuat pertumbuhan ekonomi solid dan kami perkirakan akan berkisar pada 4,8 - 5,2% dengan inflasi pada rentang 2,0 - 3,5%,” kata Suhindarto saat dihubungi investortrust.id Senin, (13/5/2024).
Baca Juga
Harga Terus Meroket Seiring Kabar Akuisisi, Saham LABA Kembali Disuspensi
Lebih lanjut, kata dia, kondisi wait and see dunia usaha yang cenderung menurun, seiring kepastian kontestasi pemilu serta program prioritas yang diusung sudah semakin jelas.
“Adaptasi strategi bagi korporasi untuk menghadapi kondisi suku bunga yang higher for longer. Terlihat dari semakin maraknya penerbitan dengan tenor pendek,” imbuhnya.
Faktor pendorong penerbitan obligasi korporasi lainnya yaitu, kondisi likuiditas lembaga keuangan yang semakin ketat.
Baca Juga
Investasi US$ 150 Juta, Pabrik Motor Listrik Yadea Bakal Serap 3.000 Tenaga Kerja
Suhindarto menilai hal ini akan membuat bunga pinjaman yang ditawarkan oleh bank menjadi semakin mahal dan mendorong permintaan akan sumber pembiayaan alternatif, salah satunya melalui penerbitan surat utang.
“Dengan cost of fund dari menerbitkan surat utang korporasi bagi perusahaan berperingkat AAA hingga A yang lebih murah dibandingkan dengan meminjam dana ke perbankan, maka hal ini bisa menjadi faktor pendorong penerbitan surat utang di tahun ini,” terangnya. (CR-5)

